Tips Seputar Private Torrent dan Mencegah Akun di Banned

Pernahkah Anda mendengar istilah private torrent? Bagi Anda yang sering menggunakan uTorrent untuk download mungkin pernah mendengarnya. Private torrent atau private tracker memiliki perbedaan dengan public torrent atau public tracker. Untuk dapat menggunakan private tracker memang agak sulit apabila dibandingkan Anda mendownload torrent dari public tracker. Oleh karena itu saya akan membahas tips dan trik untuk bisa bertahan di private tracker.

Pada private tracker atau private torrent, Anda harus bisa mempertahankan status ratio pada akun private torrent Anda. Hal ini memang cukup menyulitkan. Tidak seperti halnya ketika Anda mendownload data dari public torrent tracker, seperti misalnya dari kat.cr. Tapi saat ini kat.cr sudah tidak bisa diakses sejak beberapa hari silam. Sebab domain kat.cr disita oleh FBI. Bagaimana tips dan trik untuk bisa bertahan di private tracker, agar akun Anda tidak terkena pruning atau banned? Apa saja penyebab akun private tracker Anda terkena pruning atau banned?

Tips dan Trik Untuk Bisa Bertahan Di Private Tracker

Private tracker atau private torrent memiliki sebuah sistem yang lebih ketat. Terutama menyangkut soal penggunanya yang diwajibkan bisa menjaga status rationya. Ini memang tidak mudah bagi kebanyakan pengguna torrent di Indonesia. Inilah sebabnya mengapa setelah Anda begitu susah untuk mendapatkan invite di private tracker namun akun Anda tidak bisa bertahan dalam waktu lama.

Tips dan trik untuk bisa bertahan di private tracker yang pertama adalah menjaga status rasio dari akun private torrent yang Anda miliki.

Ketika Anda baru pertama kali menggunakan private tracker memang sangat menyenangkan sekali. Sebab sebagian besar koleksi yang Anda cari bisa ditemukan di private tracker. Sebagian besar koleksi torrent yang sudah lama tetap bisa didownload lebih cepat, walau mungkin seeder hanya ada beberapa saja yang aktif. Namun jangan langsung senang dulu dan segera mendownload banyak torrent yang diinginkan.

contoh statistik akun di private tracker iptorrents

contoh statistik akun di private tracker hdarea

Perhatikan dulu status rasio Anda saat baru memulainya. Tulisan Unltd, Inf atau simbol ∞ pada akun private torrent Anda bukan berarti bahwa rasio Anda tidak terbatas. Misalnya saat baru saja memulai biasanya Anda mendapat status Up: 20 GB Down: 0.00 B Ratio: ∞ sekalipun Anda belum melakukan seeding.

Lalu bagaimana cara memulai menggunakan private tracker yang benar? silahkan simak saja tips dan trik untuk bisa bertahan di private torrent pada artikel ini.

  1. Perhatikan apakah ada torrent yang statusnya freeleech pada private tracker yang Anda ikuti
  2. Hampir kebanyakan website private tracker menerapkan sistem freeleech selain jugas bonus seeding. Freeleech artinya download count tidak dihitung pada status akun Anda. Namun ketika Anda selesai mendownload torrent tersebut dan tetap men-seeding-nya, maka upload count akan berjalan. Sehingga tentu saja status rasio pada akun private tracker Anda akan meningkat.

    contoh torrent dengan status freeleech

    contoh torrent dengan status freeleech (ditandai koin emas)

    Contohnya: ketika Anda mendownload sebuah torrent sebesar 10 GB dengan status freelech. Status akun Anda saat ini adalah Up: 20 GB Down: 0.00 B Ratio: ∞. Ketika Anda sudah selesai leeching dan tetap melakukan seeding, maka ketika Anda sudah men-seeding sebanyak 5 GB maka status akun anda adalah Up: 25 GB Down: 0.00 B Ratio: ∞. Artinya disini Anda sudah memiliki kredit upload sebesar 25 GB.

    Lanjutkan dengan saja dengan mendownload torrent lainnya yang memiliki status freelech dan tetap Anda seeding ketika sudah selesai. Upload credit Anda akan semakin bertambah banyak, apalagi ditambah dengan bonus seeding time.

  3. Tidak ada torrent yang statusnya freeleech yang saya temukan
  4. Memang ada beberapa website private tracker yang tidak menerapkan sistem freelech. Namun Anda jangan khawatir tips dan trik untuk bisa bertahan di private torrent yang tidak ada freeleech-nya adalah dengan memulai download torrent yang seedernya paling sedikit tapi leechernya ada banyak. Mengapa? Disini Anda memiliki lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan kredit upload dari peer lainnya.

    Namun apabila Anda memulai dengan mendownload torrent yang seedernya sudah banyak dan leechernya sedikit, maka kesempatan Anda mendapatkan upload credit akan jauh lebih sedikit. Sehingga Anda harus tetap men-seeding-nya dalam waktu yang lebih lama untuk bisa meningkatkan rasio akun torrent Anda.

Nah, dua cara diatas tadi merupakan tips dan trik untuk bisa bertahan di private torrent yang terbukti paling ampuh. Sehingga akun Anda akan aman dari banned yang disebabkan karena status ratio yang berada dibawah nilai minimumnya. File torrent yang saya butuhkan tidak berada pada kondisi yang disebutkan di nomor 1 dan 2 diatas. Lalu bagaimana supaya rasio torrent bisa aman?

Prinsip Utama Dari Torrent Adalah Untuk Saling Berbagi

Perlu diingat bahwa sistem torrent diciptakan untuk sharing atau saling berbagi. Apabila aturan yang diterapkan oleh private tracker tersebut dapat membuat penggunanya bisa saling berbagi, maka tidak ada lagi yang namanya dead torrent. Semua torrent selalu ada seedernya, dan bisa selalu didownload kapan saja saat ada pengguna yang membutuhkannya. Itulah salah satu kelebihan dari private tracker yang bisa mengatur penggunanya. Di public tracker, torrent yang sudah berumur lama biasanya sudah tidak bisa didownload, karena seeder sudah tidak ada.

Jadi pada private tracker, tidak mengenal istilah “percuma mendownload dan ikut men-seeding file torrent yang tidak Anda butuhkan”. Disini dapat diartikan bahwa Anda menawarkan bantuan terlebih dahulu kepada sesama penggunanya. Tentu saja Anda juga mendapatkan imbalan berupa kredit upload yang diberikan oleh pengguna lainnya secara otomatis oleh sistem tracker tersebut. Dengan mengumpulkan banyak kredit upload, nantinya Anda akan leluasa untuk mendownload torrent yang memang Anda butuhkan. Tanpa khawatir akun private torrent Anda terkena banned.

Dengan status rasio yang baik, Anda akan mendapatkan kepercayaan dari pengguna lain pada private tracker tersebut. Sehingga apabila ada private tracker lainnya yang diinginkan, Anda akan lebih mudah mendapatkan invite. Secara tidak langsung, Anda akan memiliki sebuah reputasi yang baik dimata komunitas pengguna private torrent.

Tips dan Trik Untuk Bisa Bertahan Di Private Tracker Dengan Bandwidth Upload Terbatas

Pada umumnya koneksi ISP di Indonesia untuk pengguna rumahan adalah asimetris. Dimana kecepatan download umumnya jauh lebih tinggi daripada kecepatan uploadnya. Padahal idealnya, pengguna private torrent setidaknya harus memiliki koneksi yang kecepatan uploadnya 1/2 dari kecepatan downloadnya. Sebab untuk proses seeding torrent, yang dibutuhkan adalah bandwidth upload dari koneksdi internet Anda. Lalu bagimana tips dan trik untuk bisa bertahan di private tracker dengan bandwidth upload yang terbatas?

Tips dan trik ini dikhusukan bagi pengguna internet seperti speedy, indihome, starnet (megavision) dan fastnet (first media) agar bisa mempertahankan akun private torrent yang dimilikinya. Walaupun paket yang tersedia adalah unlimited, namun kecepatan upload yang diberikan sangat terbatas. Sehingga cara yang lebih baik ketika Anda mendownload torrent dari private tracker adalah dengan membatasi kecepatan downloadnya di uTorrent.

Jadi tambah lama dong proses downloadnya? Iya betul, memang saat leeching torrent akan menjadi lebih lama. Namun pada torrent, proses seeding juga tetap bisa berlangsung saat proses leeching berjalan. Sehingga Anda bisa mengejar ratio dengan lebih mudah mencapai angka 1.00. Dengan membatasi kecepatan download di uTorrent, maka secara tidak langsung Anda membatasi diri untuk mendownload torrent lainnya di private tracker tersebut.

Sebab kegagalan dalam menjaga rasio dari akun private torrentnya kebanyakan disebabkan karena hal tersebut. Oleh karena itu atur limit kecepatan download di uTorrent, maksimalnya adalah 2x dari kecepatan upload internet yang Anda gunakan. Misalnya untuk koneksi Fastnet family 6 Mbps hanya memiliki bandwidth upload sekitar 1 Mbps saja maksimumnya. Oleh karena itu setting limit di uTorrent 2 Mbps saja.

Tips dan trik untuk bisa bertahan di private tracker dengan bandwidth upload yang terbatas ini, terbukti ampuh di beberapa private torrent kelas menengah kebawah, misalnya BakaBT dan Avistaz. Gunakan cara ini apabila kondisi torrent masih baru dirilis, dimana biasanya seedernya baru ada 1 atau 2 saja dengan peer yang jumlahnya ratusan.

Tips dan Trik Untuk Bisa Bertahan Di Private Tracker dengan Bantuan Seedbox

Tips dan trik untuk bisa bertahan di private tracker yang kedua adalah menggunakan Seedbox. Mengapa menggunakan Seebox? Sebab akan banyak manfaat dan keuntungannya bagi Anda yang memang sering mendownload torrent. Terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan bandwidth upload pada paket internet yang digunakan. Paket internet yang memiliki bandwidth simetris biasanya memiliki biaya bulanan yang jauh lebih mahal dan tidak tersedia di semua daerah.

Menggunakan layanan Seedbox termasuk salah satu tips dan trik untuk bisa bertahan di private tracker. Sebab Seedbox memiliki beberapa kelebihan dibandingkan Anda mendownload torrent dengan cara biasa.

  • Mempercepat kenaikan status ratio pada akun private tracker Anda
  • Seedbox memiliki koneksi simetris dengan kecepatan bandwidth yang berlipat kali lebih besar daripada koneksi internet rumahan. Ada yang 100 Mbps, 1 Gbps, bahkan hingga 10 Gbps. Tentu saja menggunakan Seedbox akan sangat membantu Anda untuk menaikan status ratio dari akun private torrent Anda. Sebab proses seeding akan berlangsung lebih cepat.

  • Tidak mengganggu koneksi internet Anda
  • Apabila speed upload dari koneksi internet Anda sangat terbatas, Seedbox menjadi sebuah solusi yang tepat. Sebab dengan menggunakan Seedbox, proses seeding tidak lagi dilakukan menggunakan koneksi internet di rumah. Anda bisa melakukan kegiatan lainnya yang membutuhkan internet tanpa gangguan.

  • Aman Dari Throttling ISP
  • Saat ini banyak ISP yang melimit aktivitas torrenting, beberapa contohnya adalah Indihome, Firstmedia dan Bolt! 4G. Sehingga ketika leeching ataupun seeding file torrent, kecepatan bandwidth dilimit oleh ISP. Sebab aktifitas torrenting memang bisa mengganggu kinerja router dan jaringan milik oleh ISP.

  • Dapat Diakses Dari Mana Saja
  • Pada umumnya di jaringan hostspot public seperti di kafe, di kampus ataupun di kantor tidak bisa digunakan untuk torrenting. Seedbox juga bisa diremote melalui smartphone atau tablet. Oleh karena itu Seedbox dapat membantu Anda untuk mengontrol aktifitas torrent, dimanapun Anda berada.

  • Menghemat listrik dan membuat usia komputer Anda lebih awet
  • Kecepatan upload yang lambat menyebabkan proses seeding torrent untuk mencapai angka 1.00 bisa membutuhkan waktu yang lama. Dengan menggunakan Seedbox, Anda bisa mengistirahatkan komputer lebih lama, menghemat biaya bulanan listrik. Proses seeding yang dilakukan dengan komputer dirumah akan membuat hardisk akan terus berputar, tentu saja ini bisa mengurangi keawwtan penggunaan hardisk.

    Sedangkan Seedbox memang di desain untuk bekerja selama 24 jam penuh setiap harinya. Biarkan proses seeding torrent dijalankan pada Seedbox dan gunakan komputer Anda untuk mendownload saja.

  • Bisa memeriksa kualitas file tanpa harus mendownloadnya terlebih dahulu ke komputer
  • Terutama untuk file berupa film atau musik yang berasal dari torrent. Dengan menggunakan Seedbox, Anda bisa melihat preview film atau mencoba streaming dari Seedbox Anda secara langsung. Sehingga kalau ternyata kualitas tidak sesuai dengan yang diharapkan, Anda tidak membuang bandwidth dari koneksi internet Anda.

    Begitu pula halnya dengan jenis file lainnya yang verasal dari torrent, misalnya yang berbentuk rar. Dengan menggunakan Seedbox, Anda bisa memastikan bahwa file rar tersebut tidak corrupt dan bisa di ekstrak sebelum anda mendownloadnya ke komputer.

Selain tips yang sudah dijelaskan diatas, sebenarnya masih ada beberapa cara lainnya supaya akun private torrent Anda aman dari banned karena minimnya status rasio yang dimiliki. Saya akan menjelaskannya di artikel lain, karena bahasannya cukup panjang juga.

 

3 Comments

  1. warnno boogiee 14 Sep 2016 23:57
  2. warno boogiee 04 Sep 2016 00:23
    • Venantius Venantius 04 Sep 2016 01:46

Leave a Reply