Membandingkan Antara Smart TV, HD Media Player, dan HTPC

Di artikel sebelumnya kita sudah membahas soal cara menyulap TV LCD biasa agar bisa seperti Smart TV. Kali ini saya akan mengupas bahasan lebih lanjut tentang kelebihan dan kelemahan Smart TV dibandingkan HD Media Player dan HTPC. Setidaknya untuk Anda yang memiliki rencana untuk membeli perangkat hiburan elektronik ini bisa mempertimbangkan agar tidak salah pilih.

smart tv dibandingkan hd media player dan htpc mengenai kemampuan dalam pemutar video
Ilustrasi artikel – Smart TV dibandingkan HD Media Player dan HTPC dalam kemampuan memutar file multimedia

Kelebihan dan Kelemahan Smart TV dibandingkan HD Media Player

Setiap inovasi dari sebuah teknologi tentu saja memberikan banyak keunggulan yang didapatkan. Namun disamping itu tentu saja ada juga kelemahannya. Lalu apa saja sih kelebihan Smart TV dibandingkan HD Media Player?

  • Inovasi All in One
  • Smart TV merupakan sebuah inovasi teknologi perangkat hiburan elektronika. Merupakan sebuah konsep penggabungan teknologi internet dengan televisi. Jadi Smart TV bisa melakukan beberapa hal yang umumnya bisa dilakukan pada sebuah komputer. Antara lain adalah browsing, chatting, streaming dan gaming. Serta dapat memutar berbagai file multimedia atau merekamnya seperti yang bisa dilakukan oleh perangkat DVR.

    Dengan demikian anda tidak perlu membeli perangkat terpisah seperti BD Player untuk memutar cakram CD, DVD, dan Blu-ray. Membeli DVR untuk merekam siaran televisi agar bisa ditonton lain waktu. Dan membeli sebuah notebook atau PC untuk browsing, chating dan bermain game.

  • Kepraktisan dan Kemudahan Dalam Penggunaan
  • Coba Anda bayangkan apabila hal-hal seperti menonton siaran tv, memutar video, memainkan game dan lainnya harus menggunakan perangkat yang terpisah. Tentu saja merepotkan bukan? Anda bisa pusing melihat banyak kabel berseliweran dari masing-masing perangkat yang akan dihubungkan ke layar televisi Anda.

    Pusing dengan banyaknya remote kontrol dari masing-masing perangkat. Dengan sebuah remote yang disediakan, Anda bisa mengendalikan semuanya pada Smart TV.

Akan tetapi dibalik semua keunggulan yang diusungnya, mungkin saja ada kelemahan-kelemahannya. Apa saja sih kelemahan dari Smart TV ini?

  • Tidak Dapat Diupgrade
  • Smart TV pada umumnya tidak didesain secara modular, sehingga tidak bersifat upgradeable. Sedikit menilik ke tahun 2011 dimana Smart TV mulai merambah di pasar Indonesia. Pada saat itu berbagai merek Smart TV yang ada kebanyakan belum mengenali format video tertentu seperti H.264 10-bit dan juga H.265/HEVC yang saat ini sudah mulai populer.

    Karena jenis format video tersebut memiliki algoritma kompresi yang lebih rumit, sehingga tidak bisa hanya dengan solusi upgrade software (firmaware) saja. Diperlukan pemrosesan dengan hardware yang lebih mumpuni.

  • Terbatasnya Dukungan Dalam Pemutaran Format Multimedia
  • Walaupun Smart TV bisa memutar banyak format video populer seperti avi, wmv, mpeg, mkv, dan mp4. Namun seringkali ada beberapa video yang tidak tidak dapat diputar secara sempurna. Hal ini disebabkan karena kemampuan hardware maupun software yang diusung oleh Smart TV tidak sehebat perangkat yang memang didedikasikan untuk pemutaran format multimedia, seperti BD Player atau HD Media Player.

  • Terbatasnya Opsi dan Kustomisasi
  • Hingga saat ini beberapa model Smart TV, terutama dari kelas mid-end dan low-end memiliki keterbatasan dalam hal kustomisasi. Sebut saja soal tampilan teks subtitle yang tidak dapat diubah styling-nya. Dalam hal ini adalah posisi teks, warna, besar kecilnya huruf. Tentu saja ini mengurangi kenyamanan dalam menonton video.

  • Masalah kompabilitas Terhadap Perangkat Eksternal
  • Smart TV pada umumnya bisa mengenali perangkat yang terhubung melalui port USB, namun kebanyakan Smart TV masih menggunakan teknologi USB 2.0. Selain itu tidak semua tipe file system pada perangkat penyimpanan USB dapat dikenali oleh Smart TV.

    Sedangkan HD Media Player pada umumnya bisa mengenali lebih banyak perangkat eksternal. Tidak terbatas pada penyimpanan USB saja seperti flashdisk dan hardisk. Namun bisa mengenali perangkat penyimpanan optical yang mengusung USB, seperti DVD-ROM atau BD-ROM.

  • Lebih Mahal Daripada Membeli Secara Terpisah
  • Apabila diukur kemampuan hardware dan software dalam mengenali berbagai format multimedia dan juga pemrosesannya. Maka sebuah Smart TV yang memiliki kemampuan sama, harganya akan jauh lebih mahal. Ketimbang kita membeli perangkat secara terpisah, yaitu sebuah LCD TV biasa ditambah dengan BD Player atau HD Media Player.

Belum lagi jika ada masalah dengan modul hardware ataupun firmware dari Smart TV tersebut. Mau tidak mau Smart TV Anda harus dibawa ke bengkel reparasi. Sedangkan apabila Anda memiliki perangkat terpisah, mungkin Anda masih bisa melakukan hal lain sementara salah satu perangkat tersebut bermasalah.

Kelebihan dan Kelemahan Smart TV dibandingkan Home Theater PC

Home Theater PC atau HTPC adalah sebuah personal komputer yang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan komputer yang biasa kita lihat.
Namun ada rancangan tertentu dari segi hardware maupun softwarenya, sehingga lebih difokuskan kepada hal-hal yang berhubungan dengan multimedia.

Dibandingkan dengan Smart TV, banyak keunggulan yang bisa didapatkan dari sebuah HTPC. Namun disisi lain tetap ada kekurangannya. Lalu apa saja sih kelebihan Smart TV dibandingkan HTPC?

  • Dapat Diupgrade
  • Sebuah HTPC memiliki kemampuan upgradeable yang paling luas. Baik hardware maupun softwarenya dapat diupgrade sewaktu-waktu apabila kita memerlukan kemampuan yang lebih. Sebagai contoh sebuah sistem HTPC berbasis prosesor i3-530 yang pertama kali hadir 6 tahun silam, hingga saat ini masih sangat mumpuni sebagai pemutar multimedia.

    Dengan hadir dan mulai populernya format video seperti H.264/AVC 10-bit, H.264/HEVC, dan VP9. Ditambah dengan makin populernya video dengan resolusi 4K UHD, Anda tidak perlu mengganti HTPC secara keseluruhan. Yang perlu dilakukan hanyalah menambahkan atau mengganti kartu grafis saja. Mudah bukan?

  • Mendukung Banyak Perangkat Eksternal
  • Karena sifatnya yang upgradeable, tentu saja mudah sekali untuk Anda menyesuaikan terhadap dukukungan dan kompabilitas perangkat eksternal. Konektivitas input output (I/O) seperti USB 3.0, USB 3.1, Display Port, HDMI 2.0 dan lainnya dapat disesuaikan dengan mudah.

    Sedangkan pada Smart TV tidak memungkinkan Anda untuk menambahkan konektivitas I/O selain dengan mengganti Smart TV secara keseluruhan.

  • Opsi Kustomisasi yang Luas
  • Begitupula halnya dengan sistem operasi dan juga aplikasi pendukungnya, Anda bisa bebas menentukan yang terbaik sesuai dengan pilihan Anda. Kustomasi dapat dilakukan secara bebas melalui software yang dapat dengan mudah di-install dan di-uninstall.

    Sedangkan pada Smart TV, aplikasi yang dapat diinstall terbatas pada kapasitas ROM yang tersedia.

Dari keunggulan-keunggulan diatas apa apa ada kekurangannya? Ya tentu saja pasti ada kekurangannya, diantaranya yaitu:

  • Kurang Praktis Dalam Hal Pemasangan dan Penggunaan
  • Apabila Smart TV dibandingkan HD Media Player dan HTPC, maka yang paling praktis tentu saja Smart TV dan selanjutnya adalah HD Media Player. HTPC kurang praktis dari mulai perancangan hingga pemasangannya.

    Begitupula dengan penggunaannya, memiliki sebuah HTPC setidaknya menuntut Anda untuk memahami dasar-dasar penggunaan komputer dan sistem operasinya. Sebab sebuah HTPC tidak berbeda dengan komputer biasa.

  • Loading Sistem Lebih Lama
  • Berbeda dengan Smart TV atau HD Media Player dimana sistem operasi (firmware) adalah embedded, sehingga sistem bisa langsung digunakan dalam beberapa detik setelah tombol dinyalakan. HTPC memerlukan waktu loading yang lebih lama, karena sistem operasi yang digunakan adalah generik, tidak difokuskan untuk multimedia.

    Namun hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan menggunakan SSD, maupun mode standby S3/S4.

  • Biaya yang Lebih Mahal di Awal
  • Membangun HTPC diawal memang cukup terasa dalam hal biaya yang dikeluarkan di awal. Apabila kita membandingkannya dengan membeli sebuah Smart TV ataupun TV LCD biasa dengan HD Media Player.

Sebenarnya dalam jangka panjang HTPC adalah solusi yang lebih murah. Sebab kemampuan HTPC dapat diandalkan dalam jangka waktu yang sangat panjang. Sebagai contoh saja sebuah komputer tua dengan processor Intel Pentium E5200 (sekitar 8 tahun lalu) hingga saat ini masih sangat lancar untuk memutar video HEVC 10-bit dengan resolusi 720p. Atau memutar video H.264 10-bit dengan resolusi 1080p.

Nah demikianlah ulasan artikel mengenai kelebihan maupun kekurangan Smart TV dibandingkan HD Media Player dan HTPC. Pada artikel berikutnya saya akan membahas bagaimana solusi untuk mengatasi beberapa kelemahan pada Smart TV. Salah satunya adalah agar tampilan subtitle baik pada LCD Smart TV bisa terlihat lebih jelas. Sekalipun tidak ada opsi yang tersedia untuk mengubah opsi subtitle di menu Smart TV Anda.

 

Leave a Reply