Seputar Virtual Private Network, Fungsi dan Cara Kerja VPN

ilustrasi gambar - fungsi dan cara kerja vpn

VPN atau yang merupakan kependekan dari Virtual Private Network, adalah sebuah metode untuk menghubungkan sebuah jaringan lokal dengan jaringan lokal lainnya secara private melalui jaringan publik (Internet). VPN disebut sebagai virtual network karena media perantaranya menggunakan jaringan Internet. Disebut sebagai private network karena hanya pengguna tertentu saja yang dapat mengaksesnya. Selain itu, data yang dikirimkan melalui koneksi VPN akan terenkripsi sehingga tetap rahasia meskipun melalui jaringan publik.

Akhir-akhir ini penggunaan VPN pun mulai marak kembali. Sehubungan dengan adanya peraturan kemkominfo terkait soal Trust+ Positif dan soal kebijakan DNS nasional. Beberapa ISP besar pun saat ini sudah mulai mengujicoba penerapan DNS nasional, diantaranya adalah Telkom, Telkomsel, XL Axiata dan Indosat. Baca juga artikel: “Kebijakan DNS Nasional dan Penerapannya oleh seluruh ISP di Indonesia.

Sehingga para pengguna internet yang merasa kurang nyaman dengan kebijakan ini, biasanya akan mencoba untuk mencari cara menembusnya. Salah satunya adalah menggunakan tunneling VPN.

Fungsi dan Cara Kerja VPN

Sebuah VPN diciptakan dengan membentuk koneksi virtual secara point-to-point melalui tunneling. Koneksi pada VPN hampir mirip dengan wide area network (WAN). Dengan menggunakan VPN ini, kita seolah-olah membuat jaringan didalam jaringan atau biasa disebut tunnel. Ada beberapa macam tipe tunneling VPN, diantaranya adalah PPTP, L2TP, dan SSTP.

Adapun fungsi dan cara kerja dari VPN dapat diilustrasikan sebagai berikut:

diagram cara kerja vpn

VPN membutuhkan sebuah server sebagai penghubungnya. Server VPN dapat berupa sebuah komputer ataupun berupa perangkat embedded (router), misalnya MikroTik RB 750. Untuk memulai sesi koneksi ke VPN, sebuah aplikasi VPN client di komputer akan mengontak server VPN. Selanjutnya server VPN akan memverifikasi username dan password. Apabila proses verifikasi telah berhasil, server VPN akan memberikan sebuah alamat IP ke komputer client dan koneksi tunnel akan terbentuk.

Komputer client yang telah terhubung ke server VPN bisa mengakses berbagai sumber daya yang berada dibelakan server VPN, misalnya untuk pertukaran data antar komputer client, melakukan remote desktop, browsing dengan gateway yang diberikan oleh server VPN tersebut, dan masih banyak hal lainnya.

Beberapa Manfaat dan Keuntungan Menggunakan VPN

Beberapa keuntungan yang didapat dalam penggunaan VPN diantaranya adalah:

  • Remote Access
  • Dengan menggunakan VPN kita dapat mengakses komputer yang berada dalam sebuah jaringan lokal lainnya yang juga terhubung ke server VPN tersebut.

  • Keamanan dan Privasi
  • Setiap data yang mengalir melalui sebuah VPN akan terenkripsi, sehingga setiap pengguna VPN bisa mendapatkan rasa aman. Dengan menggunakan VPN, alamat ip publik dari koneksi internet yang digunakan juga tidak akan terlihat oleh pengguna lainnya di jaringan internet. Alamat IP yang terbaca adalah alamat IP dari server VPN tersebut.

  • Menghemat Biaya Pengadaan Infrastruktur dan Pengelolaan Jaringan
  • VPN merupakan teknologi alternatif untuk mengyhubungkan jaringan lokal yang luas dengan biaya yang relatif murah. Karena transmisi data pada VPN menggunakan jaringan yang sudah ada, kita tidak perlu lagi membangun infrastruktur jaringan pribadi yang membutuhkan biaya yang sangat mahal.

  • Memotong Jalur Akses
  • Sebuah koneksi VPN dapat digunakan untuk memperpendek rute jaringan, sehingga dapat menurunkan latency. Namun hal ini bergantung dari kondisi server VPN yang digunakan. Hal ini akan saya ilustrasikan pada bagian selanjutnya.

  • Menghindari Pemblokiran Akses Jaringan
  • Sebuah koneksi VPN juga dapat digunakan untuk membypass firewall dan metode filtering lainnya. Baca juga artikel: “Cara menghindari blokir trust+ positif oleh beberapa ISP di Indonesia.

  • Mendapatkan IP statis
  • Kebanyakan layanan internet di Indonesia, khususnya bagi pelanggan rumahan biasanya hanya mendapatkan alamat ip dinamis. Dimana ip tersebut selalu berubah ketika komputer atau modem dinyalakan. Beberapa aplikasi tertentu ada yang mengharuskan penggunaan ip statis, sehingga dengan menggunakan vpn kita bisa mendapatkan alamat ip yang selalu sama setiap saat.

Penggunaan VPN Untuk Menurunkan Latency Dengan Memotong Rute Jaringan

Sebagai contoh disini saya menggunakan ISP dari Telkom (Indihome yang masih menggunakan jaringan tembaga). Saya ingin mengakses sebuah server yang lokasi fisiknya berada di Frankfurt, Jerman. Apabila kita lakukan traceroute melalui command prompt di Windows, maka rute yang didapatkan adalah sebagai berikut: Jakarta >> Singapore >> Denver (USA) >> New Jersey (USA) >> Frankfurt (DE)

Dengan rute yang cukup panjang latency yang didapat pun menjadi tinggi yaitu 361 ms. Untuk dapat memainkan game online yang servernya berada di Eropa dengan latency sebesar itu tentu saja akan menjadi tidak nyaman. Lalu bagaimana cara mengurangi latency? Mudah saja, gunakan VPN. Cari VPN yang bisa memotong rute jaringan, sehingga nantinya bisa didapatkan ping yang lebih rendah dan stabil.

Hasil test traceroute dan ping sebelum menggunakan vpn Hasil test traceroute dan ping setelah menggunakan vpn

Setelah menggunakan VPN latency menjadi turun, dari yang semula sekitar 375 ms menjadi sekitar 214 ms. Sebuah penurunan latency yang boleh dibilang cukup drastis! Bermain game online dan melakukan remote desktop ke server luar negeri pun menjadi lebih nyaman tanpa lag. Tentu saja penurunan latency disebabkan oleh perubahan rute jaringan yang dilalui. Dimana setelah menggunakan VPN, rute yang dilalui tidak lagi melalui USA.

Penggunaan VPN Untuk Menghindari Pemblokiran Akses

Mengapa sih koq harus pakai VPN? Ini adalah sebuah pertanyaan yang sering diutarakan akhir-akhir ini oleh kebanyakan pengguna internet. Memang setelah DNS Google diblokir oleh kebanyakan ISP di Indonesia, para pengguna internet agak mulai kesulitan untuk mengakses konten di internet secara bebas.

Memang sebenarnya tidak ada salahnya apabila pemerintah, dalam hal ini adalah kemkominfo ingin memberantas situs perjudian, pornografi dan penyebaran doktrin agama yang menyesatkan. Namun apabila pemblokiran dilakukan terlalu ketat dan berlebihan, terlalu banyak informasi yang disensor, maka tak ubahnya seperti yang dilakukan oleh pemerintah Korea Utara dan Tiongkok. Oleh karena itu saat ini penggunaan VPN cukup banyak sekali membantu untuk mengakses situs-situs yang terblokir.

Selain dapat memotong rute jaringan sehingga didapatkan konektivitas yang lebih baik. Tujuan lain dari penggunaan sebuah VPN adalah soal kenyamanan dan privasi. Semua data yang dilewatkan melalui tunneling VPN akan terenkripsi. Trafik tujuan yang dilalui juga akan lebih sulit untuk dilacak. Sehingga firewall pun tidak lagi dapat menyaring trafik yang dilewatkan melalui tunnel VPN.

OK, mungkin sampai disini pembahasan tentang Seputar Virtual Private Network, Fungsi dan Cara Kerja VPN. Selanjutnya, mengenai cara membuat server VPN, cara mensetting dan mengakses jaringan VPN akan dibahas di artikel selanjutnya.

Beberapa Pertanyaan Yang Sering Diajukan tentang Seputar Virtual Private Network, Fungsi dan Cara Kerja VPN

Anda bisa melihat beberapa pertanyaan yang sering diajukan mengenai seputar vpn dibawah ini. Anda juga bisa bertanya melalui kotak komentar dibawah artikel ini. Mudah-mudahan kami disini atau mungkin pengunjung lain bisa turut membantu menjawab pertanyaan Anda soal VPN.

Pertanyaan yang sering diajukan mengenai artikel "Fungsi dan Cara Kerja VPN"

  • Apakah benar kalau VPN bisa digunakan untuk internet gratis tanpa pulsa dan biaya?
  • Ini adalah sebuah pertanyaan yang sangat sering sekali diajukan. Dan kebanyakan jawaban soal internet gratis menggunakan VPN adalah hal yang keliru. Tentu saja pernyataan itu dibuat oleh para penjual VPN yang ingin meraup untung dari adanya bug pada sistem jaringan milik operator tertentu. Tanpa adanya bug pada sistem jaringan milik operator, sebuah VPN tidak akan bisa digunakan untuk mengkoneksikan internet. Sebab VPN tentu saja membutuhkan media perantara yaitu jaringan internet.

  • Apakah VPN bisa mempercepat koneksi atau memperbesar bandwidth internet, sehingga download bisa lebih cepat?
  • Tidak, sebab kecepatan maksimum atau bandwidth yang didapat tergantung dari paket internet yang Anda gunakan. Jadi walaupun sebuah server VPN memiliki bandwidth 1 Gbps, namun kalau koneksi internet yang kamu gunakan hanya 1 Mbps, berarti sebesar itulah kecepatan maksimum yang didapatkan.

    Akan tetapi, sebuah koneksi VPN dapat digunakan untuk mengoptimalkan koneksi internet. Hal itu memang mungkin terjadi, sebab sebuah VPN dapat mengubah rute jaringan. Apabila rute jaringan yang didapatkan setelah menggunakan VPN jauh lebih baik, tentu saja aktivitas berinternet bisa lebih maksimal.

  • Mengapa setelah menggunakan VPN kenapa koneksi saya malah bertambah lambat?
  • Kondisi ini pun bisa terjadi ketika setelah menggunakan VPN rute jaringan yang ditempuh menjadi lebih panjang. Oleh karena itu carilah koneksi VPN yang sesuai dengan kondisi koneksi internet yang digunakan dan kemana rute jaringan yang paling sering dituju.

  • Apakah menggunakan VPN bisa digunakan untuk membuka website yang diblokir?
  • Ya, sebab dengan menggunakan VPN maka seluruh trafik data akan dienkapsulasi dengan metode enkripsi tertentu. Tentu saja sebuah firewall tidak dapat memeriksa isi data yang dilalui dalam sebuah jaringan VPN.

 

6 Comments

  1. putri 29 Nov 2016 18:52
    • Venantius Venantius 29 Nov 2016 20:23
  2. Syifa 23 Nov 2016 07:45
    • Venantius Venantius 23 Nov 2016 11:02
  3. asa togarma gultom 11 Jun 2015 12:35
    • Venantius venantius 11 Jun 2015 22:02

Leave a Reply