Pengoperasian Linux Melalui Command Line dan Antarmuka Desktop

Biasanya jika kita menginstal OS dalam sebuah VPS, maka secara default kita hanya bisa mengakses melalui SSH saja. Pengoperasiannya pun masih secara CLI (Command Line Interface). Memang di satu sisi pengoperasian CLI memiliki kelebihan sendiri dibandingkan dengan GUI (Graphical User Interface).

Beberapa poin yang menjadi kelebihan penggunaan CLI dibandingkan GUI:

Kontrol

Pengguna memiliki kendali secara penuh terhadap sistem dan isinya dalam penggunaan CLI. Bukankah lebih mudah dan cepat untuk memindahkan beberapa file dengan ekstensi tertentu dalam suatu direktori ke direktori lain? Bayangkan kita akan memindahkan file mp3 pada direktori “/root/downloads” ke direktori “/var/www/mp3”. Dengan CLI mungkin kita hanya mengetikkan 2 baris perintah, yang artinya 2 langkah. Dan bila dilakukan dengan GUI, lebih banyak langkah yg dilakukan, bukankah begitu?

Kecepatan

Dengan CLI pengguna hanya membutuhkan keyboard saja untuk pengoperasiannya, dan dalam penggunaan lebih lanjut CLI lebih fleksibel. Bayangkan kita ingin berpindah dari direktori “/var/www/mp3” ke direktori “/root/downloads”. Sepertinya lebih cepat menggunakan CLI, terlebih bila kamu memiliki keahlian dalam mengetik.

Penggunaan Resource

Dalam hal penggunaan resource suatu mesin tentu saja lebih sedikit dibandingkan menggunakan GUI.

Scripting

Dengan pengoperasian melalui  CLI  tentu saja lebih mudah bila kita ingin melakukan scripting (batch command) untuk melakukan perintah tertentu secara berurutan daripada menggunakan GUI.

Lalu apa kelebihan penggunaan GUI? Berikut ini adalah beberapa poin yang menjadi kelebihan penggunaan GUI:

Kemudahan

Pengguna yang baru belajar atau baru mengenal linux mungkin akan lebih terbantu dengan adanya interface grafis, selain itu tidak perlu mengingat perintah-perintah untuk melakukan sesuatu. Cukup menggeser mouse dan klik saja.

Multitasking

Dengan adanya GUI, tentu saja pekerjaan dapat dilakukan sekaligus dibandingkan hanya menggunakan CLI. Bayangkan kita ingin memindahkan dua buah file tetapi dengan tujuan yang berbeda direktori. Dan kita juga ingin menginstall suatu aplikasi. Dengan GUI kita bisa melakukannya hampir bersamaan, sementara proses perpindahan file berlangsung, kita bisa menginstall aplikasi. Sedangkan dengan CLI kita harus menunggu proses  perpindahan  file pertama selesai dan dilanjutkan dengan memindahkan file yang kedua, lalu setelah itu baru kita bisa melakukan instalasi.

Penggunaan CLI atau GUI intinya lebih disesuaikan dengan kebutuhan kita, kapan kita cukup menggunakan CLI saja, dan kapan kita harus menggunakan GUI. Jadi bila ada yang beranggapan  menggunakan GUI di Linux itu cuma user newbie, newbie tolol, dsb, adalah anggapan yang salah.

Artikel Terkait

[related_posts limit=”3″]

 

Leave a Reply