Pengenalan Shell dan Command di Linux

Dalam dunia komputer, shell merupakan sebuah antarmuka pengguna untuk mengakses sistem operasi. Secara umum, antarmuka shell dapat berupa CLI (command-line interface) ataupun GUI (graphical user interface). Shell merupakan sebuah kerangka dari sistem operasi, tujuannya adalah untuk mencapai suatu alur kerja untuk tugas-tugas yang dimaksudkan. Sebelum berlanjut pada perintah dasar yang ada di Linux, kita akan sedikit membahas hubungan antara shell dan command di linux.

Perbedaan Antara Shell, Terminal, dan Console

Ketika berbicara tentang command line pada sebuah sistem operasi, tentu biasanya kita sering mendengar istilah-istilah seperti terminal, console, dan shell. Shell dan command di linux memiliki hubungan yang saling kait-terkait. Dalam dunia Linux ketiganya tampak sama apabila dilihat dari sudut pandang pengguna di depan keyboard. Namun sebenarnya terdapat perbedaan dalam cara mereka berinteraksi satu sama lain.

  • Shell
  • adalah sebuah program yang mengambil alih perintah yang diketikkan melalui keyboard dan menyampaikannya kepada sistem operasi untuk dapat diproses lebih lanjut. Pada umumnya shell juga mengelola proses yang berjalan secara foreground dan background.

  • Terminal
  • terminal mengacu pada sebuah wrapper dari suatu program yang menjalankan shell, sehingga sebuah terminal bisa dikatakan sebagai lingkungan tempat menjalankan input dan output.

  • Console
  • adalah sebuah terminal secara fisik, dimana sebuah console merupakan peralatan yang terhubung secara langsung pada sebuah mesin komputer. Sebuah console nampak dalam sistem operasi sebagai sebuah terminal yang diimplementasikan oleh kernel sebagai perantara dari komunikasi antar perangkat keras.

Shell dan Terminal Emulator

Ketika kita berhadapan dengan antarmuka teks atau grafis pada sistem operasi Linux, kita membutuhkan sebuah program lain yang disediakan melalui lapisan kernel yang disebut sebagai pseudo-terminal. Program tersebut dinamakan sebagai terminal emulator. Terminal emulator adalah sebuah program yang dapat membuat sebuah lingkungan terminal tertentu agar pengguna dapat berkomunikasi dengan shell. Yang termasuk ke dalam aplikasi terminal emulator adalah:

Berikut ini merupakan contoh beberapa aplikasi terminal emulator:

  • Aplikasi GUI yang berjalan diatas X Windows System
  • Contohnya adalah Xterm, Gnome Terminal, Konsole, Terminator, LXTerminal dan lainnya.

  • Screen dan Tmux
  • Adalah program yang menyediakan sebuah lapisan isolasi diantara sebuah program dengan terminal lainnya.

  • SSH
  • Program yang digunakan untuk menghubungkan sebuah terminal pada suatu mesin dengan sebuah terminal atau program yang berjalan di komputer lainnya. Namun SSH juga merupakan sebuah protokol yang menyediakan komunikasi data melalui.

  • Expect
  • adalah program yang digunakan untuk membuat sebuah script secara otomatis yang mampu berinteraksi dengan terminal.

Pengenalan Shell dan Command di Linux

Shell dan command di Linux adalah langkah awal untuk mempelajari sistem operasi Linux setelah kita menginstallnya pada komputer. Pertama-tama bukalah sebuah terminal emulator.

Tulisan yang muncul pada jendela terminal disebut sebagai shell prompt. Tulisan tesebut muncul ketika sebuah shell sudah siap untuk menerima input. Dan prompt yang muncul pada umumnya adalah namaanda@hostname, diikuti direktori kerja saat ini dan karakter penanda “dollar sign” ($). Namun apabila prompt yang muncul diikuti karakter penanda “number sign” (#), maka user yang aktif pada terminal memiliki hak superuser (root).

Selanjutnya, Anda bisa mengetikan beberapa karakter acak melalui keyboard, misalnya: asdfasddjkl (sebuah mantra yang biasa diketikan oleh user kaskus untuk mendapatkan postingan pertamax), kemudian tekan Enter. Maka tampilan output yang muncul adalah “bash: asdfasddjkl: command not found”, hal itu menandakan bahwa perintah yang kita ketikkan tidak ada, dan shell akan memberikan kesempatan lainnya untuk mengetikkan perintah.

Dibawah ini adalah perintah-perintah dasar pada sistem operasi Linux

Perintah dasar sistem pada sistem operasi Linux

  • date
  • perintah untuk menampilkan tanggal dan waktu saat ini.

  • cal
  • perintah untuk menampilkan kalender pada bulan ini.

  • df
  • perintah untuk menampilkan jumlah ruang disk yang tersisa saat ini.

  • free
  • perintah untuk menampilkan jumlah memory bebas yang tersisa.

  • exit
  • perintah untuk mengakhiri session dengan menutup jendela terminal emulator.

  • pwd
  • perintah untuk menampilkan direktori kerja saat ini.

  • cd
  • perintah untuk mengganti direktori kerja.

  • ls
  • perintah untuk menampilkan isi direktori.

  • cp
  • perintah untuk menyalin file atau direktori.

  • mv
  • perintah untuk memindahkan/mengubah nama file atau direktori.

  • mkdir
  • perintah untuk membuat direktori.

  • rm
  • perintah untuk menghapus file atau direktori.

  • ln
  • perintah untuk membuat symbolic link.

  • which
  • perintah untuk menampilkan lokasi file executable.

  • cat
  • perintah untuk menampilkan isi dari suatu file ke standar output (stdout).

  • grep
  • perintah untuk mencetak baris yang sesuai dengan suatu pola tertentu.

  • clear
  • perintah untuk membersihkan layar tampilan.

  • history
  • perintah untuk menampilkan list history dari perintah-perintah yang sudah diketikkan sebelumnya.

  • id
  • perintah untuk menampilkan identitas user.

  • chmod
  • perintah untuk mengganti mode file atau direktori.

  • umask
  • perintah untuk menentukan default permission.

  • su
  • perintah untuk menjalankan shell sebagai user lain.

  • sudo
  • perintah untuk mengeksekusi command sebagai user lain.

  • chown
  • perintah untuk mengganti kepemilikan dari suatu file atau direktori.

  • passwd
  • perintah untuk mengganti password user.

  • ps
  • perintah untuk menampilkan snapshot dari proses yang berlangsung saat ini.

  • top
  • perintah untuk menampilkan proses-proses yang sedang dikerjakan oleh CPU secara dinamis.

  • kill
  • perintah untuk mengirimkan signal ke suatu proses.

  • killall
  • perintah untuk menghentikan proses berdasarkan nama.

  • shutdown
  • perintah untuk mematikan komputer atau merestart komputer.

  • mount
  • perintah untuk mounting file system.

  • unmount
  • kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk un-mounting file system.

  • ping
  • perintah untuk mengirimkan pesan ICMP echo request ke suatu host jaringan.

  • traceroute
  • perintah untuk menampilkan routing dari packet trace ke suatu host jaringan.

  • netstat
  • perintah untuk menampilkan koneksi jaringan, routing tables, statistik interface, port yang terbuka, dan jenis protokol.

  • wget
  • perintah untuk mengunduh data dari suatu alamat network.

  • locate
  • perintah untuk mencari file berdasarkan nama.

  • find
  • perintah untuk mencari file dalam suatu hierarki direktori.

 
Perintah-perintah diatas dapat digunakan pada semua distribusi sistem operasi berbasis Linux, misalnya Centos, Debian, Ubuntu, Fedora dan lainnya. Kadang-kadang penggunaan command-line dapat mempermudah pengoperasian komputer, menghemat waktu dengan hanya mengetikkan sebaris perintah saja ketimbang penggunaan GUI yang memerlukan kedua tangan untuk bekerja dan banyak klik untuk sebuah operasi yang sederhana.

 

Leave a Reply