Pengenalan Mail Server dan Layanan Email

Sebelum lebih jauh lagi tentang pengenalan mail server, protokol yang digunakan beserta layanannya, kita akan sedikit membahas terlebih dahulu apa yang disebut dengan email. Email atau surel (surat elektronik) adalah suatu sarana untuk keperluan surat menyurat melalui jaringan komputer. Seperti halnya kegiatan surat-menyurat secara konvensional melalui jasa layanan pos, sebuah email juga memiliki kemampuan untuk menangani pengiriman data elektronik (file), selain informasi berupa teks dan gambar pada umumnya.

Ilustrasi pengenalan mail server dan layanan email

Agar dapat memanfaatkan sarana email, tentunya diperlukan akun email yang biasanya dapat diperoleh melalui penyedia fasilitas email, sehingga nantinya pengguna mendapatkan sebuah alamat email. Alamat email digunakan untuk mengidentifikasi ke kotak surel mana sebuah pesan dikirimkan.

Mail Server dan Protokol Jaringan yang Digunakan

Mail server adalah sebuah server komputer yang bertugas melayani distribusi email dalam suatu jaringan komputer. Protokol yang digunakan diantaranya adalah SMTP, POP, dan IMAP. Apa perbedaan diantara ketiganya?

SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
yaitu sebuah standar internet yang digunakan untuk mengirim surel. secara defaultnya, SMTP menggunakan protokol TCP dengan nomor port 25. Protokol SMTP sama dengan protokol yang digunakan untuk email submission, namun menggunakan TCP dengan nomor port yang berbeda, yaitu 587. Koneksi SMTP yang menggunakan enkripsi SSL dikenal dengan istilah SMTPS, menggunakan TCP dengan nomor port 465. SMTPS memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi dalam hal privasi dari komunikasi email.

POP (Post Office Protocol)
merupakan protokol standar internet application-layer yang digunakan oleh e-mail client untuk mendapatkan email dari dari remote server melalui koneksi TCP/IP. Saat ini versi standar dari protokol ini adalah POP3 (POP versi 3). Protokol ini erat hubungannya dengan protokol SMTP. POP3 menggunakan TCP dengan nomor port 110. Protokol POP3 adalah sebuah sistem email dengan sifat store-and-forward, dimana POP3 adalah metode yang sederhana untuk mendownload salinan email dari server yang kemudian email tersebut dapat dibaca secara offline tanpa harus terhubung lagi ke internet. Sehingga ketika client menggunakan komputer yang berbeda, maka email tersebut sudah tidak dapat diakses lagi.

IMAP (Internet Message Access Protocol)
merupakan protokol standar internet application-layer yang digunakan oleh e-mail client untuk mendapatkan email dari dari remote server melalui koneksi TCP/IP. IMAP menggunakan TCP dengan nomor port 143, namun untuk koneksi IMAP yang menggunakan enkripsi SSL yang juga dikenal sebagai IMAPS, menggunakan TCP dengan nomor port 993. Dibandingkan dengan POP3, IMAP membutuhkan koneksi internet yang always-on, hal ini dikarenakan email tersimpan pada server sampai client tersebut menghapusnya. Karena sifatnya yang tersinkronisasi, client tidak lagi perlu memindahkan pesan email, karena pesan yang ditampilkan akan sama setiap kali client menggunakan komputer yang berbeda ataupun ketika menggunakan aplikasi email-client lainnya.

Komponen Pada Mail Server

Sebuah server email terdiri dar 2 komponen penting yaitu:

Mail Transfer Agent (MTA)
adalah sebuah software aplikasi untuk mentransfer pesan email dari satu komputer ke komputer lainnya menggunakan arsitektur client-server. Sebuah MTA mengimplementasikan kedua fungsi yaitu mengirim dan menerima, sebagai bagian dari protokol SMTP. Istilah mail server, mail exchange dan MX host juga merujuk kepada suatu komputer yang dapat melakukan fungsi MTA. Contoh software aplikasi MTA diantaranya adalah Sendmail, Postfix, Qmail, Courier, dan lainnya.

Mail Delivery Agent (MDA)
adalah komponen dari mail server yang bertanggungjawab untuk mengirimkan pesan email ke mailbox penerima lokal. MDA bertugas menempatkan e-mail yang diterima mail server pada direktori mailbox yang telah ditentukan, misalnya di /home/username/mailbox. Selain itu, biasanya MDA juga berfungsi sebagai filter email yang dapat menyaring setiap email yang diterima berdasarkan aturan yang telah ditentukan. Contoh dari software aplikasi MDA diantaranya adalah Dovecot dan Procmail.

Layanan Email Web Based

atau diistilahkan sebagai webmail, merupakan sebuah layanan email berbasis web dimana sebuah email client diimplementasikan sebagai aplikasi web yang berjalan pada sebuah web server. Contoh software webmail diantaranya adalah Roundcube, Horde dan SquierrelMail. Proses surat-menyurat secara elektronik dilakukan dengan menggunakan sebuah web browser. Untuk menggunakan layanan ini, user hanya memerlukan sebuah browser seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox, Chrome, Opera dan lain-lain.

 

Leave a Reply