Paket Aplikasi Web Stack dan Contoh Platform Website

Dalam ilmu komputer, paket aplikasi web stack atau bisa disebut sebagai web stack saja, adalah sekumpulan subsistem perangkat lunak atau komponen yang diperlukan untuk membentuk sebuah platform website yang lengkap, sehingga tidak diperlukan software tambahan untuk mendukung suatu aplikasi yang akan dijalankan.

Seperti yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya, bahwa sebuah server dapat melayani beberapa fungsi sekaligus secara bersamaan. Misalnya: DNS Server, Web Server, File Server, Mail Server, Database Server, dan lain sebagainya. Oleh karena itu sebuah solusi web stack biasanya berisi kumpulan software-software yang diperlukan untuk mendukung fungsi website secara menyeluruh.

Beberapa Paket Aplikasi Web Stack yang Umum

Pada umumnya sebuah website terdiri dari 3 komponen utama selain sistem operasi sebagai pondasi utama dari sebuah sistem komputer yang digunakan untuk mengelola sumber daya baik hardware maupun software. 3 komponen utama dalam sebuah website yaitu Web Server, Sistem Manajemen Basis Data, dan Bahasa Scripting. Namun bisa saja sebuah solusi web stack memiliki lebih banyak komponen, tergantung dari platform website yang akan dibentuknya. Beberapa paket aplikasi web stack yang umum digunakan untuk membentuk sebuah platform website diantaranya:

LAMP
merupakan kependekan dari Linux, Apache, MySQL, dan PHP/Perl/Phyton. Yaitu sebuah paket aplikasi web stack yang dapat berjalan pada sistem operasi Linux. Komponen-komponen utama dari LAMP mencakup:

  • Linux
  • Apache
  • MySQL atau MariaDB
  • PHP, Perl, atau Python

Komponen dari LAMP stack saat ini sudah menjadi bagian dari repositori kebanyakan distibusi Linux yang ada. Bahkan pada beberapa distribusi Linux, misalnya Ubuntu dan Debian, LAMP dapat diinstall secara otomatis tanpa perlu menginstal komponen satu per satu secara manual.

XAMPP
merupakan aplikasi web stack cross-platform, sehingga mendukung banyak sistem operasi. XAMPP sendiri merupakan kependekan dari Crosss-platform, Apache, MySQL, PHP, dan Perl. Adapun sistem operasi yang didukung oleh XAMPP adalah Linux, Windows, MacOS, dan Solaris. XAMPP dikembangkan dari sebuah tim proyek bernama Apache Friends, yang terdiri dari Tim Inti, Tim Pengembang, dan Tim Dukungan.

Untuk mendapatkan XAMPP, dapat langsung diunduh dari website resminya. Pada sistem operasi Windows, XAMPP terdiri dari komponen berikut: Apache, MySQL, PHP, phpMyAdmin, OpenSSL, XAMPP Control Panel, Webalizer, Mercury Mail Transport System, FileZilla FTP Server, Tomcat, Strawberry Perl.

XAMPP juga menyediakan add-ons, Bitnami menyediakan tools all-in-one untuk menginstall script open source populer diantaranya: Drupal, Joomla!, WordPress dan lainnya melalui XAMPP.

LEMP
merupakan aplikasi web stack alternatif dari LAMP, yang sering juga diistilahkan dengan sebutan LNMP. Merupakan kependekan dari Linux, EngineX (Nginx), MySQL, dan PHP. Perbedaan antara LAMP dan LEMP hanya pada software web server yang digunakan, dimana LAMP menggunakan Apache, dan LEMP menggunakan Nginx. LEMP tidak memiliki installer otomatis yang disediakan seperti halnya LAMP yang tersedia pada repository di beberapa distribusi Linux. Namun installer otomatis dari LEMP disediakan oleh komunitas atau perorangan melalui Github ataupun PPA (Personal Package Archive).

 

Leave a Reply