Mengenal Layanan File Hosting

Layanan file hosting merupakan sebuah layanan yang digunakan untuk menyimpan berbagai macam file dan dokumen dengan cara mengunggah file yang ada di komputer ke sebuah server tertentu. Layanan file hosting dapat juga digunakan untuk menyimpan backup data yang bersifat pribadi dari server lain di internet, misalnya backup dari cPanel atau mysql. Namun kebanyakan layanan file hosting digunakan untuk menunjang kegiatan berbagi file dan dokumen melalui media internet. Oleh karena itu layanan file hosting juga sering disebut juga dengan istilah file sharing.

Setiap layanan file sharing pada umumnya memiliki ciri khas atau keunikan tersendiri. Hal itu dapat kita lihat dari penawaran layanan yang dapat diberikan, hingga fitur-fitur yang tersedia dari layanan file sharing tersebut. Dalam dunia layanan file sharing online, kita akan sering menemukan istilah-istilah yang digunakan, diantaranya juga merupakan istilah umum pada jaringan internet.

Istilah-istilah Dalam Layanan File Sharing

  • File hosting lokal
  • adalah istilah bagi layanan file hosting yang data centernya berada di dalam negeri. Di Indonesia sendiri, istilah ini sering juga disebut sebagai file hosting IIX. IIX sendiri merujuk pada singkatan dari Indonesia Internet Exchange. Istilah ini muncul karena ISP-ISP di Indonesia sebagian besar masih membedakan interkoneksi bandwidth dalam negeri dan bandwidth ke luar negeri.

  • File hosting IX
  • kebalikan dari file hosting lokal, yaitu layanan file hosting yang data centernya berada di luar negeri.

  • Download
  • adalah proses menyalin data dari suatu server penyedia layanan file sharing ke komputer.

  • Upload
  • adalah proses menyalin data dari komputer ke suatu server penyedia layanan file sharing.

  • Transload
  • adalah proses menyalin data dari suatu server ke server lainnya secara langsung. Istilah ini juga sering disebut sebagai remote upload/download.

  • Free user
  • adalah pengguna sebuah layanan file sharing yang tidak mendaftar atau memiliki akun pada layanan tersebut.

  • Registered user
  • adalah pengguna sebuah layanan file sharing yang mendaftarkan atau bergabung pada sebuah layanan file sharing.

  • Premium user
  • adalah pengguna sebuah layanan file sharing yang mendaftarkan atau bergabung pada sebuah layanan file sharing dan membayar biaya dalam jumlah tertentu untuk dapat menikmati layanan atau fasilitas khusu yang disediakan.

  • Download Quota
  • adalah salah satu limitasi yang diterapkan oleh layanan file sharing berbayar bagi pengguna selain premium user. Pembatasan ini biasanya merujuk pada jumlah file yang dapat didownload per harinya.

Fitur-fitur Utama yang Biasanya Ditawarkan Oleh Penyedia Layanan File Sharing

Biasanya, sebuah layanan file sharing akan menjadi lebih dilirik karena adanya fitur-fitur tertentu. Sehingga membuat pengguna internet tertarik untuk menggunakan layanan tersebut. Terlepas dari layanan tersebut diberikan secara gratis maupun berbayar.

  1. Ukuran maksimum data yang dapat diupload
  2. Dari waktu ke waktu ukuran rata-rata dari sebuah data makin besar. Sebut saja misalnya file multimedia seperti film atau movie. Beberapa tahun kebelakang sebuah copy film hanya berukuran beberapa ratus MB saja, namun saat ini dengan kemunculan format HD ukuran sebuah copy film bisa berukuran hingga puluhan GB. Sehingga untuk keperluan sharing data menggunakan layanan file hosting, pengguna lebih cenderung memilih layanan yang memberikan batasan maksimum upload per file yang lebih tinggi. Sehingga data yang akan dishare melalui layanan file hosting tidak perlu dipecah ke dalam beberapa bagian sebelum diupload.

  3. Kapasitas total penyimpanan data per user
  4. Setiap layanan file sharing memberikan batasan-batasan yang berbeda yang ditentukan oleh ketentuan dari masing-masing penyedia layanan. Sebagian penyedia layanan file sharing ada yang hanya memberikan beberapa puluh GB namun ada pula yang menawarkan ruang penyimpanan tak terbatas (unlimited).

  5. Lamanya masa simpan data yang diunggah
  6. Lamanya masa simpan file berhubungan dengan kapasitas dan infrastruktur yang dimiliki oleh penyedia layanan file sharing. Umumnya pembatasan masa simpan file hanya berlaku bagi pengguna non-premium. Ada yang memberikan 15 hari, 30, hari, 60 hari, hingga 90 hari.

  7. Besar maksimum data yang dapat didownload oleh free user
  8. Sebagian besar penyedia layanan file sharing ada yang membatasi besarnya ukuran file yang dapat didownload untuk pengguna tertentu. Mulai dari sekitar ratusan MB hingga 1 GB tergantung kebijakan yang ditentukan penyedia layanan file sharing tersebut.

  9. Kemudahan dalam mengakses data
  10. Kemudahan dalam mengakses data bisa dalam hal pengelolaan file, kemudahan mendownload, ataupun batasan-batasan layanan bagi pengguna tertentu.

  11. Kuota download per hari
  12. Sebagian penyedia layanan file sharing ada yang membatasi jumlah ukuran dari semua data yang sudah didownloadnya dalam 1 hari, sebagian penyedia lainnya ada yang tidak membatasi kuota download per harinya.

  13. Fitur-fitur pendukung yang diberikan
  14. fitur-fitur pendukung biasanya menyangkut soal tambahan layanan yang diberikan, misalnya: remote upload, FTP upload, torrent transload, resume download, paralel download, proteksi password, dan lainnya.

Beberapa Contoh Layanan File Sharing

Umumnya layanan file hosting dapat tersedia untuk penggunanya dengan cara berbayar. Namun ada juga layanan file hosting yang memungkinkan penggunanya untuk mengakses secara gratis dengan kapasitas ruang simpan file yang cukup besar. Kebanyakan layanan file sharing terkenal memiliki data center yang berlokasi di luar negeri, namun ada pula beberapa layanan file sharing yang memiliki data center di Indonesia. Dibawan ini adalah beberapa contoh layanan file hosting yang menjadi andalan dan sering digunakan untuk berbagi data dan dokumen:

  1. Indowebster
  2. merupakan sebuah layanan file sharing yang memiliki data center di Indonesia. Indowebster merupakan satu-satunya layanan file sharing di Indonesia yang memberikan layanannya secara gratis. Jumlah kapasitas simpan tak terbatas untuk setiap penggunanya. Besar maksimum ukuran file yang dapat diunggah adalah 350 MB.

  3. Zippyshare
  4. layanan file sharing ini tidak memerlukan registrasi untuk dapat mengunggah data. Zippyshare merupakan sebuah layanan file sharing gratis yang memiliki data center di luar negeri. Tidak ada batasan jumlah kapasitas untuk setiap penggunanya. Besar maksimum ukuran file yang dapat diunggah adalah 200 MB.

  5. Uptobox
  6. adalah salah satu layanan file sharing berbayar yang cukup banyak diminati oleh pengguna di Indonesia. Namun Uptobox juga menyediakan layanannya secara gratis. Sehingga kamu tetap dapat mengunggah dan mengunduh file dari Uptobox walaupun tidak menggunakan akun premium. Jumlah kapasitas simpan yang tak terbatas dengan besar maksimum ukuran setiap filenya hingga 5 GB.

  7. 4Shared
  8. 4shared juga merupakan layanan file sharing berbayar di luar negeri. 4shared juga menyediakan layanan gratis secara cuma-cuma yang memberikan kapasitas simpan hingga 15 GB. Besar ukuran maksimum file yang dapat diunggah adalah 2 GB. 4shared juga menjadi salah satu layanan file sharing favorit yang banyak diminati pengguna internet di Indonesia.

Sebenarnya masih banyak penyedia layanan file hosting lainnya baik di Indonesia maupun di luar negeri. Namun kebanyakan file hosting tersebut merupakan layanan berbayar, sehingga apabila tidak menggunakan akun premium biasanya terdapat limitasi apabila mendownload file dari file hosting tersebut. Pada artikel lainnya mengenai layanan file hosting, saya membuat review lebih lengkap mengenai beberapa layanan file hosting yang terpopuler di Indonesia.

Perbedaan Antara File Hosting Dengan Shared Hosting

Pada dasarnya, salah satu fungsi dari file hosting dan shared hosting memiliki kesamaan. Keduanya dapat digunakan untuk menyimpan file maupun dokumen. umumnya layanan file sharing memberikan kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar daripada shared hosting. Namun shared hosting tidak ditujukan untuk menyimpan data yang diperuntukkan untuk di share atau dibagikan kepada pengguna lain.

Shared hosting atau web hosting lebih dikhususkan untuk menyimpan data yang diperlukan untuk menunjang sebuah platform website. Sehingga apabila shared hosting digunakan untuk menampung video, lagu, gambar, dan dokumen lainnya. Maka file tersebut merupakan bagian dari konten yang ditampilkan dari sebuah halaman website yang ditampilkan.

Cara Mengupload Data ke Layanan File Hosting

Sebuah layanan file hosting atau file sharing biasanya menyediakan beberapa metode untuk menyimpan suatu data. diantaranya melalui:

  1. Upload melalui antarmuka WebUI
  2. Metode upload yang paling umum adalah menggunakan antarmuka WebUI dengan bantuan aplikasi web browser. Dimana kita dapat mengunggah data dari komputer ke server file sharing menggunakan aplikasi web browser. Lamanya proses mengupload data ditentukan oleh besar file yang akan diupload dan kecepatan koneksi upload dari internet yang kita miliki. Kita dapat memperkirakan berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengupload data dengan rumus dibawah ini:

    [Besar data dalam MB x 8] / [bandwidth internet yang dimiliki]



    – Angka 8 merupakan faktor konversi, dimana 1 byte = 8 bit.
    – Data dihitung dengan menggunakan satuan byte.
    – Bandwidth internet dihitung dengan menggunakan satuan bit.

    Sebagai contoh: apabila kita memiliki sebuah file berukuran 100 MB, dan kecepatan koneksi upload internet yang kita miliki adalah 1 Mbps maka diperlukan waktu 800 detik atau sekitar 13 menit 1 detik. Proses upload dapat berlangsung lebih lama dari perhitungan tersebut apabila ada faktor lain yang mempengaruhi kecepatan internet, salah satunya adalah TCP overhead.

  3. Upload menggunakan FTP
  4. Beberapa layanan file sharing juga ada yang menyediakan fasilitas FTP. Kelebihan upoad menggunakan FTP adalah proses upload dapat diresume (dilanjutkan kembali) ketika koneksi internet mengalami gangguan. Sehingga prosesnya tidak harus diulangi dari awal. Untuk dapat mengupload melalui FTP, diperlukan aplikasi FTP client misalnya FileZilla.

  5. Remote Upload
  6. Sebagian besar layanan file sharing menyediakan fitur remote upload. Cara menguploadnya sama seperti metode yang ke-1. Namun metode ini hanya dapat digunakan untuk mengupload data yang berasal dari server lain di jaringan internet. Keuntungan mengupload menggunakan metode remote upload adalah prosesnya sangat cepat. Karena tidak bergantung pada koneksi upload dari internet yang kita miliki.

Lamanya masa simpan file setelah diunggah pada layanan file sharing bergantung pada masing-masing penyedia layanan ataupun jenis layanan yang digunakan. Ada yang memiliki masa simpan 1 bulan, 3 bulan, hingga permanen. Oleh karena itu kamu dapat memilih layanan file sharing yang banyak tersedia yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Mengenai Layanan File Hosting

Beberapa pertanyaan dibawah ini seringkali ditanyakan oleh pengguna yang ingin menggunakan layanan file sharing.

Hal-hal yang seringkali ditanyakan seputar layanan file sharing
  • Apa bedanya file hosting IIX dengan file hosting IX?
  • File hosting IIX adalah layanan file sharing yang lokasi data centernya berada di Indonesia. Sedangkan file hosting IX adalah layanan file hosting yang lokasi data centernya berada di luar negeri.

  • Apakah file hosting IIX selalu lebih cepat dari file hosting IX?
  • Idealnya, file hosting lokal lebih cepat dibandingkan file hosting luar negeri. Namun banyak faktor-faktor yang menentukan kecepatan download ataupun upload dari dan ke file hosting. Misalnya saja koneksi internet yang digunakan, jenis layanan yang digunakan, dan lainnya. Jadi, apabila sebuah layanan file hosting memiliki kebijakan untuk membatasi kecepatan download (terutama untuk yang free/non-premium), tentu saja download akan menjadi lebih lambat sekalipun internet yang digunakan memiliki kecepatan yang tinggi.

  • Apa bedanya free account dengan premium account pada layanan file sharing berbayar?
  • Tentu saja apabila kita menggunakan layanan premium, pasti ada keuntungan lain yang didapat dibandingkan pada saat menggunakan layanan gratis. Misalnya batas ukuran file yang lebih besar, tidak ada limitasi lamanya masa simpan data, diberikan fitur-fitur tambahan lainnya (remote upload, ftp, dan lainnya).

  • Bagimana memilih layanan file sharing yang terbaik?
  • “Terbaik” adalah sebuah kondisi yang relatif. Sebab setiap pengguna mempunyai pandangan yang berbeda dalam menilai baik atau tidaknya sebuah layanan file sharing yang digunakan. Hal tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita dalam berbagi data, seberapa mudahnya layanan tersebut dapat diakses, seberapa besar jumlah ukuran data yang dapat diupload atau didownload, seberapa lama masa simpan file yang telah diupload, dan lainnya.

  • Apa perbedaan antara layanan cloud storage dengan layanan file sharing?
  • Layanan cloud storage gratisan biasanya menyediakan ruang penyimpanan data yang lebih kecil daripada file sharing konvensional. Namun umumnya pada cloud storage tidak ada batasan mengenai lamanya masa simpan (file tidak akan menjadi expired dalam waktu tertentu). Oleh karena itu cloud storage lebih cocok digunakan sebagai penyimpanan data pribadi. Misalnya saja backup dokumen pekerjaan ataupun backup data dari akun cPanel.

  • Mengapa pada umumnya download dari layanan file sharing gratisan dibatasi?
  • Sebagian besar file sharing membatasi kecepatan download per file bukan karena servernya lambat, akan tetapi supaya kamu berminat untuk membeli layanan premiumnya. Sebab membeli akun premium adalah salah satu sumber pendapatan dari sebuah layanan file sharing untuk tetap dapat beroperasi dan memberikan layanannya bagi semua orang.

  • Kenapa proses mengupload ke file hosting lebih lambat daripada mendownload?
  • Umumnya koneksi internet bagi pengguna rumahan tidak memiliki bandwidth yang simetris. Artinya ada perbedaan antara bandwidth download dengan bandwidth upload. Seberapa besar ratio perbedaannya, bisa ditanyakan kepada customer service dari ISP yang kamu gunakan.


 

 

Leave a Reply