Cara Membuat VPS KVM di Ubuntu

VPS atau Virtual Private Server adalah sebuah mesin virtual (virtual machine) yang didapatkan dengan cara memecah sumber daya dari sebuah server fisik menjadi bagian yang lebih kecil. VPS sendiri terbagi menjadi 2 jenis berdasarkan tipe hypervisornya. Pada artikel ini saya akan mmembahas tentang cara membuat VPS berbasis KVM yang dibangun pada sistem operasi Ubuntu Server 14.04.

cara membuat vps berbasis kvm - ilustrasi hardware virtualization
Tutorial Ubuntu – Membuat VPS Berbasis KVM dengan Virt-Manager.

Sebelum mulai membahas cara membuat VPS berbasis KVM, terlebih dahulu saya menjelaskan beberapa istilah tentang virtualisasi. Hal ini diperlukan agar Anda bisa memahami lebih banyak lagi mengenai virtualisasi dalam sebuah sistem komputer. Beberapa istilah penting pada sistem virtualisasi diantaranya:

  • Hypervisor
  • adalah sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat dan menjalankan mesin virtual. Hypervisor juga berfungsi untuk mengelola sumber daya mesin virtual dalam sebuah server yang menjadi host-nya. Oleh karena itu hypervisor juga bisa disebut sebagai virtual machine manager. Beberapa contoh hypervisor diantaranya adalah Citrix XenServer, Microsoft HyperV, VMWare ESXi, QEMU, VirtualBox, VMWare Workstation, dan lainnya.

  • Virtual Machine Manager
  • Setiap jenis hypervisor biasanya juga sudah terintegrasi dengan antarmuka yang digunakan untuk mengelola sumber daya dari VPS. Antarmuka yang digunakan untuk mengelola VPS dapat berupa command line, desktop GUI, maupun WebUI. VM Manager ini juga sering disebut sebagai panel VPS. Contoh tools untuk mengelola VPS diantaranya adalah virsh, Virt-Manager, AQEMU, Proxmox VE, dan SolusVM.

  • Kernel-based Virtual Machine
  • atau yang disingkat sebagai KVM adalah sebuah infrastruktur virtualisasi untuk kernel Linux yang dapat mengubahnya menjadi sebuah hypervisor. Virtualisasi KVM membutuhkan sebuah prosesor yang memiliki instruksi vmx (Intel VT-x) atau svm (AMD-V). Oleh karena itu virtualisasi KVM termasuk kedalam jenis hardware-assisted virtualization.

Keunggulan Hypervisor KVM

KVM sebagai salah satu metode virtualisasi bertipe hardware-assisted, mampu memberikan virtualisasi secara penuh. Membentuk lingkungan yang terisolasi, kernel dapat berdiri sendiri tanpa bergantung dengan host-nya. Setiap user bisa dengan leluasa menginstall sistem operasi yang diinginkannya. Semua jenis varian Linux, BSD, Windows, ataupun Mac bisa dijalankan pada VPS bertipe KVM ini.

Apabila kita membandingkan antara KVM (libvirt) dengan VirtualBox, maka masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. KVM menawarkan fungsi virtualisasi yang lebih luas, seperti live migration dan paravirtualization. Hal ini memberikan kemudahan untuk mengelola server.

Dalam banyak hal, performa KVM dapat mengungguli VirtualBox. Misalnya saja soal performa dari aplikasi yang menggunakan multi-threaded process. Dalam hal networking, KVM juga lebih unggul dan efisien dalam hal throughput bandwidth download dan upload. Virt-Manager di KVM memiliki antarmuka yang lebih sederhana dibandingkan dengan VirtualBox. Namun Anda dapat melakukan advanced tweaking di KVM melalui virsh.

Virtualisasi jenis KVM sudah battle-proven dan terbukti kestabilannya. Banyak implementasi yang sifatnya produktif dari jenis virtualisasi ini. Tersedia lebih banyak pilihan untuk mengelola virtualisasi KVM, mulai dari yang free seperti Virt-Manager dan Proxmox. Maupun yang berbayar seperti SolusVM dan Virtualizor.

Menurut kami pun instalasi KVM jauh lebih mudah dibandingkan dengan VirtualBox. Sebab secara default, kernel linux telah mengimplementasikannya sejak versi 2.6.20. Sehingga tidak diperlukan modifikasi kernel seperti halnya apabila Anda menginstal VirtualBox. (Baca juga tentang beberapa mitos yang keliru tentang vps dan virtualisasinya)

Cara Membuat VPS Berbasis KVM di Ubuntu

Mungkin sudah banyak yang mengetahui tentang VirtualBox untuk membuat mesin virtual di komputer. VirtualBox adalah salah satu aplikasi di Windows dan Ubuntu yang bisa digunakan untuk membuat VPS. Namun kali ini saya akan membahas bagaimana cara membuat vps berbasis kvm. Hanya dengan beberapa langkah saja, Anda sudah bisa membuat VPS sendiri.

Sistem operasi yang digunakan sebagai host node adalah Ubuntu Server. Walaupun cara membuat vps berbasis kvm bisa juga dipraktekan pada Ubuntu Desktop ataupun distro linux lainnya seperti Debian. Jenis virtualisasi yang dipilih adalah libvirt KVM dengan Virt-Manager sebagai aplikasi untuk mengelola VPS dengan mudah.

Disini saya akan menjelaskan cara membuat vps berbasis kvm dengan menggunakan aplikasi Virt-Manager. Virt-Manager bisa diinstall pada semua versi Ubuntu dan Debian. Sebelum menginstall aplikasi ini, server yang digunakan harus terlebih dahulu memiliki GUI Desktop (Desktop Environtment).

Pertama-tama, Anda harus memastikan bahwa prosesor yang akan digunakan untuk membuat VPS memiliki ekstensi vmx atau svm.

root@simple-aja:~# egrep "svm|vmx" /proc/cpuinfo

Apabila ditampilkan output seperti dibawah ini, maka komputer atau server Anda bisa digunakan untuk membuat vps berbasis kvm. Anda bisa melanjutkan ke langkah berikutnya.

cara membuat vps berbasis kvm - memeriksa dukungan instruksi vmx atau svm
Memeriksa fitur hardware virtualization melalui terminal.

root@simple-aja:~# apt-get install qemu-kvm qemu virt-manager virt-viewer libvirt-bin 
bridge-utils

Sampai dengan disini Anda sudah bisa membuat sebuah VPS. Selanjutnya tentu saja Anda harus mempersiapkan file iso dari sistem operasi yang akan diinstall dalam VPS yang akan dibuat. Yang akan saya contohkan disini adalah Ubuntu 16.04 LTS. Gunakan wget untuk mendownload file isonya.

root@simple-aja:~# cd /var/lib/libvirt/images
root@simple-aja:~# wget http://releases.ubuntu.com/16.04/ubuntu-16.04-server-amd64.iso 
-P /var/lib/libvirt/images

Setelah file iso installer sudah selesai didownload , buka Virt-Manager. Klik icon “Create a new virtual machine” dan ikuti langkah-langkahnya seperti gambar dibawah ini:

cara membuat vps berbasis kvm - langkah pertama cara membuat vps berbasis kvm - langkah kedua cara membuat vps berbasis kvm - langkah ketiga cara membuat vps berbasis kvm - langkah keempat cara membuat vps berbasis kvm - langkah kelima cara membuat vps berbasis kvm - langkah keenam
Klik pada gambar untuk menampilkannya dalam ukuran sebenarnya.

Pada langkah terakhir sebelum instalasi dimulai, Anda bisa mengatur lebih lanjut konfigurasi VPS tersebut. Misalnya saja untuk meng-enable ACPI dan APIC, mengatur urutan booting, menambahkan virtual disk, dan lainnya. Proses instalasi OS Ubuntu di vps sama seperti Anda menginstallnya apada komputer Anda.

Dengan demikian, diharapkan Anda bisa lebih mudah memahami dan mempelajari virtualisasi KVM dari dasarnya. Ketimbang membuat VPS secara instan melalui panel Proxmox atau SolusVM. Selanjutnya Anda juga bisa mengkustomasi lebih lanjut, melakukan tuning pada tiap VPS yang sudah dibuat.

Setelah Anda mengenal lebih jauh lagi tentang dasar-dasar virtualisasi KVM, Anda juga bisa mencoba mempelajari command-line dengan virsh console. Kemudian Anda juga akan mengerti bahwa panel administrasi VPS berbasis web (SolusVM, Virtualizor, dan Proxmox) maupun berbasis GUI masih memiliki banyak keterbatasan untuk mengelola VPS.

 

Leave a Reply