Membuat Rangkaian Pengisi Handphone Sederhana

Membuat rangkaian pengisi handphone sederhana hanya membutuhkan beberapa buah komponen saja. Namun tentu saja ada modal utama yang diperlukan untuk dapat membuatnya, yaitu ilmu pengetahuan terutama fisika yang didapatkan ketika kamu bersekolah di bangku SMA. Jadi seharusnya, siapa saja bisa melakukan pekerjaan sederhana ini. Terlebih lagi kalau kamu dulunya pernah duduk di bangku STM atau kuliahan di bidang elektro, tentu pasti tanpa melihat skema rangkaian lagi pun sudah tentu bisa membuatnya. Nah apabila kamu tidak familiar atau tidak suka dengan ilmu fisika, sebaiknya lupakan saja. Beli saja yang sudah jadi banyak koq!

Sewaktu jaman masih kuliah dulu, saya sangat senang berpetualang seperti mendaki gunung dan bepergian ke pulau-pulau terpencil. Tentu selain membawa perlengkapan adventure, pastinya tidak lupa membawa handphone. Mungkin juga kamu akan membawa MP3 player portabel atau iPod untuk mendengarkan lagu-lagu selama di perjalanan. Apalagi pada saat itu signal handphone sudah cukup banyak tercover di daerah pedalaman dan pulau-pulau terpencil walau hanya 2G saja dengan sinyal minim. Hal itu tidak masalah selama kita masih bisa menggunakan handphone untuk berkomunikasi dengan teman, pacar, maupun keluargamu di rumah.

Namun seringkali yang menjadi masalah adalah ketika kita sudah berada di hutan atau pulau terpencil. Dimana saat sedang asik menelpon tiba-tiba baterai hp sudah lemah. Mau tidak mau pembicaraan pun harus dihentikan. Dan lebih sialnya lagi, di tempat-tempat seperti itu jarang sekali ada listrik, apalagi ditengah-tengah hutan. Bagaimana kita bisa mengecas handphone atau MP3 player yang sudah kehabisan baterai? Oleh karena itu sebelum merencanakan perjalanan, ada baiknya kita membuat rangkaian pengisi baterai handphone sederhana.

Rangkaian pengisi baterai handphone sederhana ini sebenarnya merupakan rangkaian adjustable regulator yang umum digunakan sebagai catu daya untuk perangkat elektronik. Jantung utama dari rangkaian ini menggunakan IC regulator berjenis LM317 yang memiliki kemampuan mengalirkan arus maksimum hingga 1.5 Ampere. Rangkaian ini cukup sederhana dan kompak, hanya menggunakan beberapa buah komponen saja. Perhatikan skema rangkaian berikut:

Rangkaian pengisi handphone sederhana menggunakan dc adjustable regulator multifungsi LM317
 

Komponen yang Diperlukan Untuk Membuat Rangkaian Pengisi Handphone Sederhana

Komponen yang dibutuhkan hanya 1 buah resistor 240Ω, 1 buah trimpot 5KΩ, 3 buah elco dengan masing-masing kapasitas: 2200μF/16V, 100μF/16V dan 1μF/16V. Karena rangkaian ini hanya terdiri dari beberapa komponen, maka dapat disusun pada sebuah PCB berukuran 5cm x 5cm saja. Jangan lupa untuk memasang heatsink pada IC LM317 untuk menghindari kerusakan karena panas yang berlebih. Biaya pembuatan rangkaian ini pun tidak sampai Rp.15000. Murah sekali bukan?

Baterai SLA 6V/4AH merek Panasonic (disebut juga sebagai aki kering)

Setelah semua komponen disolder diatas PCB, selanjutnya adalah menghubungkannya dengan baterai berjenis SLA (sealed lead acid) 6V 4AH. Kadang pedagang di toko elektronika menyebut baterai jenis ini sebagai accu/aki kering. Kemudian dengan menggunakan multimeter, atur output tegangan ke 4V – 4.2V. Sebab biasanya charger handphone seperti Nokia atau Sonny Erricson menggunakan nilai tegangan di sekitar itu. Untuk kabel colokan ke handphone, kita dapat memotong kabel dari charger handphone yang sudah rusak atau tidak terpakai. Selanjutnya periksa polaritasnya agar jangan sampai terbalik ketika menyolder kabel colokan handphone ke rangkaian PCB. Supaya lebih rapi dan mudah dibawa-bawa, kita dapat menaruh rangkaian ini ke dalam casing berbahan plastik, misalnya kotak bekas kartu nama atau bekas tape cassete.

Berdasarkan pengalaman saya dengan menggunakan aki kering 6V/4AH, rangkaian pengisi handphone sederhana ini dapat digunakan untuk melakukan recharging handphone puluhan kali sebelum daya accu kering tersebut melemah. Pada saat saya melakukan perjalanan pendakian ke Gunung Gede, saya juga menggunakan rangkaian pengisi handphone sederhana ini untuk penerangan tenda yang menggunakan lampu LED dan juga untuk mengecas USB MP3 player. Selama 4 hari di dalam hutan saya tetap bisa menikmati lagu-lagu favorit melalui MP3 player yang saya bawa, dan juga tetap dapat menelepon tanpa harus khawatir kehabisan baterai. Hmm.. mungkin siapa tahu dengan tulisan yang saya buat ini, kalian bisa mendapatkan inspirasi untuk berjualan jasa pengisian baterai diatas gunung 😆 Sebab selama beberapa kali naik gunung, belum pernah ada lho yang menawarkan jasa seperti ini, malah yang ada sih jualan nasi uduk, jualan minyak tanah/spiritus, dan baterai ABC untuk senter.

Update

Beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai artikel: Rangkaian Pengisi Handphone Sederhana

  • Ini adalah percobaan yang saya buat tahun 2004 silam.
  • Saat itu benda bernama powerbank untuk pengisi handphone belum banyak dikenal, tidak seperti saat ini dari merek tekenal hingga abal-abal yang mudah ditemui di kaki lima.

  • Waktu itu, handphone Nokia masih menjadi raja
  • Belum banyak smartphone yang menggunakan teknologi layar sentuh, seperti halnya Android atau iPhone yang populer saat sekarang.

  • Belum banyak perangkat handphone yang memanfaatkan port USB untuk recharge baterainya
  • Saat itu kebanyakan alat cas handphone masih menggunakan kabel dengan mini jack (Nokia™ 2.0 mm Round Pin Connector). Hanya iPod dan MP3 player portabel sejenis yang bisa dicas dengan memanfaatkan kabel mini USB.

  • Kemungkinan rangkaian diatas tidak kompatibel dengan smartphone yang ada saat ini
  • Oleh karena ada sedikit sirkuit dari skema rangkaian diatas yang perlu dimodifikasi lagi agar bisa digunakan untuk mengecas semua jenis smartphone dan mengecas perangkat lain yang menggunakan USB.

  • Saat itu juga masing agak jarang ada senter yang menggunakan LED.
  • Tapi saya sudah mengaplikasikan penggunaan LED putih untuk pencahayaan dalam tenda, LED ratusan kali lebih hemat ketimbang bohlam senter biasa. idak seperti sekarang ini, LED mudah dijumpai dimana saja, bahkan lampu tembak panggung, lampu sorot (head lamp) untuk motor dan mobil juga sudah banyak yang menggunakan LED.

  • Gambar skema rangkaian sudah diupdate dengan resolusi yang lebih besar, dengan informasi yang lebih jelas agar lebih mudah untuk dipahami.
  • Topik utama yang ingin dikemukakan disini adalah: rangkaian simpel dan sederhana, portable, dan rechargeable. Oleh karena itu tidak perlu ditanyakan lagi apakah komponen “bla bla bla..” bisa diganti dengan “bla bla bla..“, sebab tulisan ini bukan jajak pendapat, melainkan sebuah ilmu terapan.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Seputar Rangkaian Pengisi Handphone Sederhana

Beberapa pertanyaan dibawah ini dirangkum dari komentar pada artikel rangkaian pengisi handphone sederhana yang ada di website yang lama:

Rangkuman pertanyaan seputar rangkaian pengisi handphone sederhana

  1. Apakah ini merupakan rangkaian powerbank?
  2. Ya, cara kerja rangkaian pengisi handphone sederhana ini sama seperti powerbank, dapat digunakan untuk mengisi handphone ataupun perangkat lain seperti MP3 player portabel. Hanya saja ini rangkaian yang lebih sederhana dengan sedikit komponen. Kalau kita membongkar powerbank, maka didalamnya akan ditemui blok rangkaian switching power supply, inverter, rectifier, regulator, dan baterai.

  3. Apa bedanya dengan powerbank yang banyak dijual di toko dengan rangkaian diatas?
  4. Powerbank yang dijual di toko biasanya output tegangannya sudah fix (tidak bisa diatur/diubah nilainya), karena hanya dapat digunakan sesuai dengan peruntukkannya saja. Sedangkan rangkaian pengisi handphone sederhana ini mudah dimodifikasi, disesuaikan dengan kebutuhan dan keperluannya. Powerbank kebanyakan menggunakan baterai jenis Lithium, oleh karena itu harganya jauh lebih mahal untuk kapasitas Ampere yang sama dengan apabila menggunakan baterai jenis SLA.

    Apabila ada masalah powerbank buatan sendiri mudah diperbaiki, karena kamu membuatnya sendiri. Misalnya kalau baterainya sudah soak setelah beberapa tahun, tinggal ganti baterai SLA-nya karena banyak tersedia di toko elektronik. Sedangkan baterai powerbank bermerek biasanya tiap merek berbeda dimensi, bentuk, ukuran, spesifikasi, jadi hanya bisa dibawa ke service centernya apabila rusak. Sedangkan rangkaian pengisi handphone sederhana menggunakan komponen elektronika yang umum banyak tersedia di toko sparepart elektronika.

  5. Bisa lebih diperjelas lagi dengan lebih detail bagaimana cara membuat rangkaian diatas?
  6. Sudah cukup jelas! Bahkan di website yang lama, ada pengunjung yang memberikan komentar demikian: “Artikel ini ditujukan buat orang sekolahan, mesti sekolah dulu biar pinter. Buat orang awam lebih baik beli charger portabel saja, di glodok banyak nggak sampai 200 ribu dengan baterainya.” Tentu saya setuju dengan komentar tersebut.

  7. Saya mempunyai 5 baterai 4V 1200mAH bagaimana cara merangkainya?
  8. Kalau masih bertanya bagaimana cara merangkai beberapa baterai, saya asumsikan kamu sering bolos pelajaran fisika di SMP. Atau kemampuan logika dan berhitung masih kalah dengan anak SMP kelas 9.

  9. Kalau pakai 2 atau 3 baterai 3.7V 1800mAH bekas handphone di seri bisa?
  10. Jawabannya sama seperti pertanyaan yang sebelumnya. Kalau sudah ada beberapa baterai 3.7V kenapa harus pakai rangkaian lagi??? Gagal paham sepertinya…

  11. Kalau sumber dayanya bukan pakai aki tapi pakai adaptor power supply 19V bisa nggak?
  12. Secara umum akan saya jawab: Pasti bisa. Cuma kalau sedikit dipikirkan lagi, apa fungsinya rangkaian pengisi baterai handphone portabel diatas kalau harus pakai adaptor/psu lagi? Saya jadi berasumsi kalau penanya hanya punya adaptor bekas notebook. Gimana cara menyimpan arusnya kalau tanpa menggunakan baterai rechargeable?

  13. Apakah rangkaian powerbank atau rangkaian pada diatas bisa menggunakan batu baterai ABC?
  14. Tentu saja bisa. Rangkaian powerbank bisa saja dibuat menggunakan sedikitnya 8 buah baterai ABC yang dirangkai seri-paralel. akan tetapi kalau aki kering (baterai berjenis sealed lead acid) mudah sekali ditemukan di toko-toko kenapa harus pakai baterai ABC? Baterai ABC kapasitas arusnya tidak besar, tidak ekonomis karena harganya mahal dan tidak bisa dicas. Aki kering atau baterai SLA seperti yang ditunjukkan pada gambar diatas bisa diisi ulang hingga ribuan kali. Jadi untuk apa beli 8 buah baterai ABC untuk hanya sekali mengisi handphone sampai full? Mengeluarkan uang Rp.12000 adalah harga yang mahal untuk mengisi handphone.

  15. Kalau bikin powerbank pakai accu motor bisa nggak?
  16. Tentu saja bisa, apa sih yang nggak mungkin selama benda itu termasuk salah satu dari jenis baterai? Tapi kalau membuat powerbank dengan accu motor apa nggak takut ketumpahan cairan akinya? Udah kebal? Kecuali memang powerbank tersebut mau dipasang di bagasi motor atau dibawah jok motor tentu saja tidak masalah. Rangkaian diatas bisa langsung dipasang di motor, karena tegangan output bisa disesuikan dengan memutar trimpot.

 

7 Comments

  1. rizky 27 Nov 2015 14:09
    • Simple-Aja Venantius 28 Nov 2015 11:54
  2. Andrie 09 Nov 2015 20:44
  3. atifin 26 May 2015 10:41
    • Venantius venantius 27 May 2015 11:11
  4. rayrey 20 Mar 2015 10:30
    • Venantius venantius 20 Mar 2015 11:23

Leave a Reply