Gambar Tampak Buram pada Televisi LCD

Gambar tampak buram pada televisi LCD – hingga saat ini masih sering ditanyakan oleh mereka yang baru saja beralih dari televisi tabung ke televisi LCD atau LED. Televisi LCD memiliki karakterisitik resolusi yang tetap, dimana gambar yang ditampilkan akan optimal pada resolusi native-nya.

Resolusi adalah ukuran panjang (W) x lebar (H) dari sebuah bingkai gambar. Televisi LCD dengan ukuran layar 19 hingga 32 inch biasanya memiliki resolusi sebesar 1360 x 768 pixel (High Definition). Sedangkan televisi LCD dengan ukuran layar 42 inch atau yang lebih besar biasanya memiliki resolusi 1920 x 1080 pixel.

Gambar tampak buram pada televisi lcd. Apa penyebabnya?
Ilustrasi artikel – Penyebab gambar tampak buram pada televisi LCD dan LED.

Penyebab Gambar Tampak Buram pada Televisi LCD

Ada beberapa hal yang menyebabkan tampilan gambar menjadi tidak optimal pada televisi LCD.

  • Kualitas video atau film yang akan ditampilkan pada layar LCD
  • Baik atau buruknya kualitas gambar pada video atau film ditentukan oleh bitrate dan jenis format kompresi video yang digunakan. Format kompresi video yang paling sering digunakan adalah MPEG-2 dan H.264/AVC. Bitrate sendiri adalah jumlah nilai bit yang dihasilkan setiap detiknya. Sehingga semakin besar bitrate dari sebuah video, maka secara otomatis makin besar pula ukuran file video tersebut. Masing-masing jenis kompresi video memerlukan nilai bitrate tertentu untuk bisa dihasilkan kualitas video yang baik.

  • Resolusi video atau film yang akan ditampilkan pada layar LCD
  • Layar televisi LCD hanya akan menghasilkan tampilan gambar terbaik di resolusi native-nya. Sedangkan sebuah video atau film yang akan ditampilkan di layar televisi LCD mungkin memiliki resolusi yang berbeda-beda, tergantung jenis dan format videonya. Jadi walaupun sebuah video memiliki kualitas yang sangat baik, apabila ditampilkan pada layar yang memiliki resolusi yang lebih tinggi, hasil tampilan pada layar akan menjadi kurang detail.

Dua kondisi inilah yang menjadi penyebab utama gambar tampak buram pada televisi LCD. Selanjutnya saya akan membahas lebih lanjut mengenai hubungan antara format kompresi, bitrate, dan resolusi terhadap kualitas dari sebuah video.

  • Format kompresi video
  • Kompresi video merupakan sebuah teknik untuk menghasilkan video dengan bitrate seminimal mungkin namun tetap mempertahankan segi kualitas gambar dan suara. H.264/AVC adalah jenis kompresi video terbaik saat ini dibandingkan pendahulunya yaitu MPEG-2. Karena H.264/AVC memiliki tingkat kompresi ratio yang lebih tinggi dibandingkan MPEG-2.

    Sebuah video yang dikompresi menggunakan encoder H.264/AVC akan memiliki ukuran 3 hingga 4 kali lebih kecil dibandingkan dengan video yang dikompresi menggunakan encoder MPEG-2, dengan kualitas yang sama.

    MPEG-2 sendiri biasanya digunakan pada DVD-Video dan siaran televisi digital dengan standar DVB-T. Sedangkan H.264/AVC biasanya digunakan pada Bluray Video dan konten video definisi tinggi. Youtube sendiri adalah salah satu website video streaming yang memanfaatkan kompresi H.264/AVC.

  • Bitrate dan Resolusi Video
  • Sebuah DVD-Video yang menggunakan kompresi MPEG-2 pada umumnya membutuhkan bitrate sekitar 3000 hingga 6000 kbps untuk bisa menghasilkan tampilan gambar yang baik pada resolusi 720 x 480 pixel. Sedangkan video dengan format H.264 hanya membutuhkan bitrate antara 800 hingga 1200 kbps pada resolusi yang sama.

    Untuk konten video definisi tinggi atau HD video, MPEG-2 sudah jarang digunakan sebagai format kompresinya, sebab ukuran video akan menjadi terlalu besar. Sebagai gantinya H.264/AVC yang digunakan untuk mengkompresi video tersebut. Pada resolusi 1280 x720 pixel, video yang dikompresi dengan H.264 membutuhkan bitrate 2000 hingga 3500 kbps. Sedangkan pada resolusi 1920 x 1080 pixel diperlukan bitrate 3000 hingga 6000 kbps.

Ketika kita menyetel video DVD atau menonton siaran televisi menggunakan televisi tabung, gambar yang ditampilkan pada layar akan terlihat baik. Namun ketika kita mengganti televisinya dengan jenis LCD atau LED, maka hasil yang ditampilkan menjadi berbeda. Hal tersebut disebabkan karena video DVD atau siaran televisi memiliki resolusi yang jauh lebih rendah daripada resolusi layar LCD.

Gambar yang ditampilkan menjadi buram (blurry) bahkan terlihat pecah (distort), karena video atau siaran yang ditampilkan akan di upscale (zoom) secara otomatis oleh televisi LCD supaya bisa memenuhi bidang layarnya. Artinya bingkai gambar pada video DVD tersebut akan di zoom sebanyak 3 kali pada layar televisi LCD HD Ready. Atau sebanyak 6 kali pada layar televisi LCD Full HD.

Ilustrasinya adalah sebagai berikut:

Ukuran resolusi bingkai gambar pada video DVD Penyebab gambar tampak buram pada televisi LCD - Ilustrasi tampilan video DVD pada LCD HD Ready
Tampilan video DVD 3x Upscale pada TV LCD HD Ready

Gambar di sebelah kiri mengilustrasikan tampilan gambar sebuah video DVD pada resolusi aslinya. Gambar di sebelah kanan mengilustrasikan tampilan gambar yang dihasilkan oleh televisi LCD HD Ready, ketika memutar film dari format DVD. Disini terjadi proses upscaling sebanyak 3x.

Ukuran resolusi bingkai gambar pada video DVD Penyebab gambar tampak buram pada televisi LCD - Ilustrasi tampilan video DVD pada LCD Full HD
Tampilan video DVD 6x Upscale pada TV LCD Full HD

Gambar di sebelah kiri mengilustrasikan tampilan gambar sebuah video DVD pada resolusi aslinya. Gambar di sebelah kanan mengilustrasikan tampilan gambar yang dihasilkan oleh televisi Full HD, ketika memutar film dari format DVD. Disini terjadi proses upscaling sebanyak 6x.

Sebab tanpa proses upscaling, gambar yang ditampilkan tidak bisa memenuhi layar LCD tersebut. Tampilan video pada layar LCD akan terlihat semakin buruk, ketika video dengan resolusi tersebut tidak memiliki bitrate yang mencukupi. Misalnya saja untuk video yang dikompresi ulang dengan bitrate yang terlalu rendah.

Konten video HD dengan resolusi 1280×720 pun mengalami proses upscaling pada layar televisi Full HD, yaitu sebesar 2.25x. Walaupun detail gambar yang ditampilkan agak berkurang, namun masih acceptable. Sebab tampilan hasil upscaling masih terbantu dengan adanya proses interpolarisasi pixel yang dilakukan oleh komponen layar LCD Full HD.

Kompresi ulang biasanya dimaksudkan untuk memperkecil ukuran file videonya. Sehingga selain menimbulkan tampilan yang buram dan pecah-pecah, akan terlihat juga artifact seperti pixelating, checkerboarding, mosaicing dan berbagai efek lain yang akan jelas terlihat mata.

Singkatnya, gambar tampak buram pada televisi lcd itu bisa disebabkan karena perbedaan antara resolusi video dengan resolusi layar televisinya. Ataupun memang video tersebut memiliki kualitas yang kurang baik, sekalipun resolusi video tersebut sama atau lebih besar daripada resolusi layar televisinya. Televisi LCD sendiri hanya akan menampilkan kualitas gambar terbaik pada resolusi native-nya.

 

Leave a Reply