Tips Mengirim Paket Kue Kering Agar Tidak Mudah Remuk

Bisnis berjualan kue kering umumnya memiliki omset tertinggi menjelang hari raya. Bagi Anda yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan dengan berjualan kue kering secara online, MerLina memiliki tips mengirim paket kue kering yang aman. Tujuannya yaitu untuk mencegah resiko hancurnya kue kering saat proses pengiriman melalui ekspedisi.

mencegah resiko hancurnya kue kering dengan cara mempacking yang benar

Dengan demikian Anda yang ingin mencoba bisnis usaha kue kering dapat terhindar dari resiko hancurnya kue kering saat dipaketkan. Sebab apabila Anda mengalami hal itu, Anda akan mengalami kerugian baik waktu dan biaya. Anda juga akan mendapatkan komplain dari pembeli yang meminta ganti rugi.

Selain masalah resiko hancurnya kue kering saat proses pengiriman, yang paling krusial adalah penolakan oleh pihak jasa ekspedisi. Ini merupakan sebuah hambatan dan tantangan yang terbesar yang sering dihadapi oleh pelaku bisnis jualan kue kering secara online.

Penolakan paket kiriman sering terjadi karena masalah sepele, yaitu karena pengirim tidak dapat meyakinkan bahwa ke kering yang akan dipaketkan sudah menggunakan packing yang aman dan sesuai.

Untuk mencegah resiko hancurnya kue kering saat dipaketkan memang sangat bergantung pada kekuatan packing yang digunakan dan juga cara pengemasannya. Sebab kita tidak bisa selalu mengharapkan jasa ekspedisi untuk lebih berhati-hati dalam menghandle paket kiriman.

Bagi yang sudah pernah mengalami paket kiriman kue kering remuk saat sampai ke tangan pembeli, jadikanlah pengalaman itu sebagai bahan pembelajaran untuk kedepannya.

Mencegah Resiko Hancurnya Kue Kering Dengan Pengemasan yang Baik

Jenis kue kering seperti nastar, kue sagu keju, kue kacang, lidah kucing, putri salju dan lainnya memang mudah hancur apabila sering terguncang. Walaupun setelah bentuknya berubah menjadi remah-remah tetap dapat dimakan, namun siapa yang ingin membelinya? Tentu saja tidak sopan apabila remah-remah tetap disajikan disajikan untuk tamu.

Nah bagaimana cara mencegah resiko hancurnya kue kering yang diakibatkan karena proses pengiriman jarak jauh bisa dicoba beberapa tips berikut:

  • Bentuk toples
  • Bentuk toples kue kering yang ditujukan untuk dipaketkan sebaiknya adalah kotak atau persegi panjang. Dimaksudkan agar dimensi ruang untuk kemasan kardus yang digunakan lebih efisien. Sebab penentuan tarif kiriman tidak selalu menghitung berdasarkan berat paket kiriman, tapi juga berdasarkan dimensinya (berat volumetrik).

  • Isikan toples hingga penuh padat
  • Apabila terdapat sedikit ruang gerak, maka posisi kue kering dalam toples bisa bergeser-geser sehingga tidak rapi. Ini seakan-akan terkesan bahwa Anda menaruh kue dalam toples asal-asalan. Selain itu adanya ruang gerak juga dapat membuat kue kering menjadi hancur saat proses pengiriman.

  • Rekatkan tutup toples dengan selotip transparan
  • Setelah kue kering disusun dalam toples hingga penuh padat, jangan lupa untuk merekatkan tutup toples dengan selotip. Hal ini dimaksudkan agar tutup toples tidak mudah terbuka. Selain juga mencegah masuknya udara lembab atau air yang dapat membuat kue kering menjadi tidak renyah lagi.

  • Lapisi kembali toples kue kering dengan bubble wrap
  • Selanjutnya apabila Anda ingin mengirimkan kue kering melalui jasa ekspedisi untuk dikirim ke tempat pembeli yang berada jauh, maka lapisilah kembali setiap toples kue kering dengan beberapa lapisan bubble wrap.

    Bubble wrap berfungsi sebagai pelindung toples kue kering agar tidak mudah retak atau pecah. Karena fungsi dari bubble wrap adalah untuk meredam getaran atau guncangan. Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh penjual kue kering ketika mempacking adalah hanya menggunakan bubble wrap untuk melapisi kardus kemasannya. Bahkan yang lebih parahnya tidak menggunakan bubble wrap sama sekali.

  • Gunakan kardus dengan ketebalan yang sesuai
  • Ketebalan kardus yang digunakan untuk mempacking toples berisi kue kering harus disesuaikan dengan luas sisi atau permukaan kardusnya. Kardus berukuran 21 cm x 32 cm x 26 cm dengan ketebalan 8 mm dapat memuat 6 toples kue kering berukuran 17.5 cm x 8.5 cm x 13 cm. Termasuk dengan 3 kali lapisan bubble wrap pada tiap toplesnya.

    Kardus dengan ketebalan 8 mm sudah cukup kuat untuk menahan tekanan akibat tumpukan-tumpukan barang kiriman lain selama proses perjalanan melalui jasa ekspedisi. Packing berupa kardus tebal yang sudah dikombinasikan dengan buuble wrap sudah cukup mencegah resiko hancurnya kue kering yang Anda kirim.

  • Kemasan peti kayu
  • Packing kayu dapat digunakan sebagai pengaman tambahan terluar. Ini merupakan kemasan packing yang sifatnya opsional. Namun sangat sangat direkomendasikan, terutama apabila paket kue kering akan dikirmkan ke luar pulau. Mengapa? Sebab pengiriman ke luar pulau akan terjadi lebih banyak proses bongkar muat di setiap gudang transit.

    Karena paket Anda akan dikirim melalui jalur udara dengan pesawat terbang. Atau paket kue kering Anda dikirm melalui jalur laut menggunakan kapal laut. Maka tidak menutup kemungkinan paket kue kering Anda akan mengalami lebih banyak tumpukan benda-benda lainnya yang juga dikirimkan bersamaan.

Masalah yang Sering Terjadi Saat Kue Kering Dipaketkan

MerLina sering sekali mebaca keluhan-keluhan yang di posting di berbagai laman media sosial. Entah itu keluhan dari pelanggan yang menerima paket atau keluhan penjualnya yang mengirimkan paket kue kering tersebut. Yaitu mengenai paket kiriman kue kering yang isinya jadi remuk.

Setelah saya lihat-lihat kebanyakan paket kue kering yang remuk itu disebabkan bukan karena kesalahan pihak jasa ekspedisinya. Tapi kesalahan yang dilakukan oleh penjual yang mengirimkan paket kue kering ataupun kesalahan pembelinya yang memesan kue kering tersebut.

Kesalahan yang dilakukan pembeli, biasanya karena urusan soal biaya ongkir yang bertambah mahal. Apabila kue kering dikemas kembali dengan packing khusus, misalnya di packing kayu. Jadi pembeli menolak apabila penjualnya menawarkan kemasan ekstra packing dengan tambahan biaya.

Nggak hanya pembeli yang yang sering melakukan kesalahan. Penjualnya pun sering tidak memperhatikan soal keamanan dan kekuatan packing untuk pemgemasan kue kering yang akan dijual secara online.

Memang sih nggak ada penjual yang mau kehilangan jumlah keuntungan yang didapatkan dari penjualan kue keringnya. Apabila harus menanggung tambahan biaya untuk ekstra packing. Namun disisi lain, mendapatkan masalah soal pengriman paket yang rusak setibanya sampai di tangan pembeli pun justru lebih merugikan lagi.

Sebagai penjual, Anda bisa mendapatkan omelan dari pelanggan yang menerima paket tersebut. Menurunkan reputasi Anda atau bahkan pelanggan Anda meminta ganti rugi. Jadi jangan sepelekan soal kemasan untuk packing apabila Anda bejualan kue kering melalui online.

Salah satu cara yang efektif untuk menekan harga jual kue kering, terutama untuk kemasan ekstra packing adalah dengan membuat kemasan sendiri dengan bahan dasar kayu. Jadi tidak perlu bergantung dengan packing kayu yang ditawarkan oleh pihak jasa ekspedisi. Ini adalah solusi yang paling tepat untuk mencegah resiko hancurnya kue kering yang hendak dipaketkan melalui jasa ekspedisi. Lebih murah dan tentunya lebih aman.

 

Leave a Reply