Cara Convert Video Dengan Cepat dan Mudah

Cara convert video dengan cepat dan mudah dengan hasil kualitas yang bagus. Hal tersebut umumnya tidak mudah dilakukan bagi orang awam. Terlebih lagi, untuk mengkonversi sebuah video diperlukan modal awal yang besar. Yaitu sebuah komputer yang memiliki performa CPU yang baik. Memang untuk mengkonversikan sebuah video dari satu format ke format lainnya bisa saja menggunakan komputer dengan spesifikasi seadanya. Akan tetapi hal tersebut membutuhkan kesabaran yang tinggi karena prosesnya akan memakan waktu yang sangat lama.

Disini saya akan membahas cara convert video dengan cepat dengan kualitas hasil konversi yang tetap bagus tanpa harus menginstall aplikasi video converter, tanpa harus memiliki komputer dengan spesifikasi tertentu. Bahkan hanya menggunakan smartphone saja kamu akan tetap bisa melakukannya!

Cara convert video dengan cepat dan mudah secara online menggunakan Youtube

Alasan dan Tujuan Seseorang Mengkonversi Video

Proses konversi video sering juga disebut dengan istilah transcoding. Yaitu proses untuk mengubah format dari suatu file video tertentu ke dalam jenis format video lainnya. Contohnya adalah dari xvid ke avc, dari mpeg ke h264, dari xvid ke mpeg, dan lainnya. Konversi video biasanya dilakukan untuk menyesuaikan dengan perangkat yang akan digunakan. Misalnya saja, sebuah DVD player pada umumnya hanya bisa mensupport video dengan format mpeg atau xvid. Oleh karena itu apabila sebuah video menggunakan format yang tidak sesuai, maka perangkat dvd player tidak dapat memutarnya. Sehingga proses transcoding diperlukan agar video tersebut dapat kompatibel dengan perangkat yang ingin digunakan untuk memutarnya.

Konversi video juga biasanya dilakukan untuk memperkecil ukuran sebuah file yang tujuannya adalah untuk menghemat space penyimpanan. Proses konversi yang ditujukan untuk mengurangi ukuran file video dengan tetap menggunakan format video yang sama seperti file aslinya diistilahkan dengan sebutan re-encoding.

Mengkonversi Video Adalah Pekerjaan yang Cukup Merepotkan

Proses transcoding adalah sebuah pekerjaan yang bisa dikatakan mahal, tidak praktis, dan merepotkan. Mengapa?

  • Diperlukan spesifikasi komputer yang tinggi
  • Sebab dalam proses transcoding lebih banyak mengandalkan kecepatan prosesor, makin tinggi kecepatannya maka prosesnya bisa dilakukan dengan cepat. Tentu saja sebuah prosesor yang cepat harganya pun lebih mahal

  • Membutuhkan daya listrik yang lebih besar
  • Sebuah komputer yang sedang digunakan untuk memproses sesuatu tentunya akan lebih banyak memerlukan daya listrik ketimbang sebuah komputer yg dalam keadaan idle. Proses transcoding akan mengutilisasi prosesor hingga 100%, tentu saja daya listrik yang diserap akan meningkat.

  • Mengganggu aktivitas dan mungkin membutuhkan kesabaran
  • Komputer yang digunakan untuk mengkonversi video, tentu saja akan bekerja lebih berat. Hal itu dapat mengganggu aktivitas lainnya yang menggunakan komputer. Sehingga tentu saja kamu harus menunggu prosesnya hingga selesai supaya bisa menjalankan pekerjaan lainnya dengan komputer.

Lamanya proses transcoding sendiri juga dipengaruhi oleh besar file video yang akan dikonversikan, durasi file video, jenis format video yang akan dikonversikan, dan aplikasi atau software yang digunakan termasuk setingan-setingan dan parameternya.

Biasanya saat kita mencari file video melalui internet, tidak setiap kali kita menemukan ukuran video yang lebih kecil atau yang menggunakan jenis format atau kompresi video tertentu yang diinginkan. Misalnya saja kita hanya menemukan video dengan format mpeg2 atau divx dengan resolusi 720p atau bahkan mungkin 1080p. Tentu saja ukurannya biasanya lumayan besar. Karena format tersebut memiliki efisiensi kompresi yang lebih rendah dibandingkan h.264/avc. Atau sebenarnya kita sedang mencari video 720p atau 1080p dengan format mkv atau mp4, namun ukurannya terlalu besar sehingga akan lag atau macet apabila diputar pada perangkat tertentu misal smartphone atau pada beberapa jenis televisi lcd tertentu.

Mungkin karena tidak ada pilihan lain, kamu akan mengkonversinya setelah mendownloadnya supaya ukuran bisa menjadi lebih kecil. Namun hal tersebut tidak praktis dan efisien, sebab proses download jauh lebih lama, belum lagi waktu yang dibutuhkan untuk mengkonversinya. Apalagi kalau komputer yang digunakan tidak begitu cepat, mungkin proses konversinya akan lebih lama ketimbang proses downloadnya. Lalu apakah ada cara yang lebih baik?

Inilah Cara Orang Pintar: Convert Video Dengan Cepat dan Mudah Dengan Kualitas Yang Baik

Tentu saja, kamu bisa menggunakan layanan konversi video secara online. Disini saya akan membahas cara mengkonversi video secara online, cepat, dan gratis pula! Apa itu? Youtube!

Youtube adalah layanan video sharing yang sangat populer sekali, siapa sih yang nggak tau Youtube? Nah, sebenarnya Youtube ini bukan hanya sekedar untuk streamingan saja. Kamu pun dapat memanfaatkannya untuk mengkonversi video dari jenis format lain ke format avc dalam container mp4. Bahkan dengan smartphone pun, kamu tetap bisa melakukan konversi video. Apa sih kehebatan Youtube?

Kelebihan Convert Video Dengan Cepat Video Menggunakan Layanan Youtube

Youtube adalah salah satu dari banyak layanan gratis yang dimiliki oleh Google. Adapun kelebihan mengkonversi video dengan layanan Youtube adalah:

  • Gratis!
  • Cukup hanya dengan membuat akun di Youtube saja, kamu bisa menggunakannya untuk berbagi video ataupun hanya sekedar memanfaatkan fitur konversinya saja.

  • Mudah
  • Tidak seperti kebanyakan layanan video konverter online gratisan lainnya. Youtube membuat segala sesuatunya menjadi lebih mudah bagi orang yang awam sekalipun. Kamu hanya cukup mengunggahnya dan proses akan berjalan secara otomatis. Jadi tidak perlu seting ini itu yang mungkin menyulitkan pengguna yang masih awam.

  • Mendukung berbagai macam format dan container video
  • Cukup banyak format atau jenis container video yang didukung oleh Youtube. Format dan container video yang didukung oleh youtube diantaranya adalah: mpeg, xvid, divx, avi, wmv, flv, mov, 3gpp, mp4, dan mkv. Sedangkan untuk audio yang didukung adalah: mp3, aac, m4a, wav, wma, ogg, dan flac.

  • Mendukung file berukuran besar
  • Tidak seperti kebanyakan layanan video konverter online gratisan lainnya yang biasanya ada limitasi mengenai maksimum file yang bisa dikonversikan. Dengan Youtube, kamu bisa mengkonversikan file yang berukuran puluhan GB tanpa masalah.

  • Prosesnya cepat
  • Youtube didukung oleh server-server google yang handal. Walaupun mungkin lamanya proses tergantung pada ukuran file yang akan dikonversikan, namun selama proses konversi berlangsung bisa kita tinggal. Karena server Youtube yang akan mengkonversikan file videonya, kita bisa mengerjakan hal lainnya dengan komputer kita.

  • Hasil Konversi Videonya Bagus
  • Hasil video yang dikonversikan oleh Youtube cukup bagus dengan ukuran video yang jauh lebih kecil daripada aslinya.

Lalu apa kekurangannya? Kekurangan mengkonversi video melalui Youtube adalah tidak bisa memilih format video yang diinginkan untuk hasil konversinya. Sebab Standar Youtube adalah menggunakan container 3gp, flv atau mp4 dengan format video avc dan format audio aac atau mp3. Namun sebenarnya hal ini tidak menjadikan sebuah kekurangan, terutama bagi orang awam.

Untuk mengkonversi video dengan bantuan layanan Youtube secara konvensional memang perlu kerja dua kali. Pertama, kamu harus menggunggah videonya ke akun Youtube kamu. Selanjutnya kamu menunggu prosesnya hingga bisa didownload. Cara konvensional ini sangat bergantung sekali dengan kecepatan koneksi internet yang kamu miliki, terutama untuk kecepatan uploadnya. Namun tentu saja hal itu bisa diakali dengan “cara pintar” dibawah ini.

Cara upload ke youtube secara konvensional - pilih video Cara upload ke youtube secara konvensional - proses upload

 

Inilah Cara Orang Pintar: Upload Video Ke Youtube Secara Remote

Supaya bisa lebih efisien dalam memanfaatkan layanan Youtube untuk mengkonversi video, kamu tidak perlu repot-repot mengupload video-nya secara manual. Proses ini tidak bergantung terhadap kecepatan koneksi internet yang kamu miliki. Hanya dengan koneksi internet yang pas-pasan, nantinya kamu tetap dapat mengunggah, mengkonversi, hingga mensharing video dari akun Youtube kita. Bahkan kamu bisa melakukannya dari smartphone, kapan saja, dan dimana saja. Lalu gimana caranya?

Tinggal siapkan url file video yang kita temukan di internet. Bisa dari file hosting ataupun dari torrent, kemudian remote ke Youtube. Banyak cara dan aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan remote upload video ke youtube. Bahkan Google sendiri menyediakan API untuk Youtube, kamu bisa cek di google developers. Sehingga nantinya kamu bisa menggunakan aplikasi/script berbasis php, java, dan lainnya untuk melakukan remote url upload ke server Youtube. Kalau ada banyak waktu mungkin saya akan mereview beberapa aplikasi freeware yang pernah saya coba untuk mengunggah video ke Youtube secara remote.

Saya sering memanfaatkan layanan Youtube untuk mengkonversi video yang banyak tersedia di internet baik dari file hosting atau dari torrent sebelum didownload. Daripada saya harus mengkonversinya lagi di komputer apabila file video tersebut ingin saya mainkan di smartphone android yang saya pakai.

Dibawah ini adalah contoh hasil konversi dari Youtube. File aslinya berukuran 1.1 GB dalam container avi dengan format x264 dan resolusinya adalah 720p. Setelah diproses oleh Youtube, ukuran file menjadi 699 MB untuk resolusi yang sama. Dan tentunya kamu bisa memilih resolusi 480p dan 360p. Kualitas gambar hasil konversinya masih cukup baik, terlebih apabila diputar pada smartphone ataupun tablet. Tentu, apabila file video aslinya memiliki kualitas yang lebih baik lagi (ukuran lebih besar), biasanya hasil konversinya bisa lebih baik lagi. Silahkan download link dibawah ini, apabila ingin melihat hasil konversi oleh Youtube:

Mediainfo properties hasil video konversi dengan youtube

 
Link download sample video hasil konversi youtube

Pertanyaan yang Sering Diajukan Mengenai Cara Convert Video Dengan Cepat Secara Online

Beberapa pertanyaan dibawah ini seringkali ditanyakan:

Hal-hal yang seringkali ditanyakan seputar cara mengkonversi video video secara online

  • Berapa besar file yang dapat diunggah ke Youtube?
  • Youtube mengijinkan kamu mengunggah sebuah file video yang besarnya hingga 128 GB dan dengan durasi maksimum adalah 11 jam. Jadi kamu tidak bisa mengunggah video yang durasinya lebih dari 11 jam walaupun ukurannya hanya beberapa puluh GB.

  • Jenis format video apa saja yang disupport oleh Youtube?
  • Jenis format video yang didukung oleh Youtube adalah: mov, mpeg4, avi, mp4, wmv, mpeg-ps, flv, 3gpp, dan webm.

  • Apakah bisa agar video yang saya convert dengan Youtube hasilnya tidak bisa didownload oleh orang lain?
  • Tentu saja bisa, kamu bisa mengatur settingan akun youtube kamu agar setiap video yang diunggah ditandai sebagai private atau unlisted.

  • Bagaimana cara remote upload ke Youtube?
  • Kamu bisa menggunakan layanan remote url ke Youtube yang juga banyak tersedia secara gratis. Salah satu contohnya adalah ExoShare atau layanan sejenis lainnya. Namun tentu saja biasanya ada limitasinya, yaitu ukuran maksimum dari sebuah file yang akan diremote upload ke Youtube. Hal tersebut bukan karena limitasi Youtube melainkan limitasi dari layanan remote url tersebut. Selain juga pada umumnya tidak mendukung remote url yang sumbernya dari torrent.

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa Google menyediakan API untuk Youtube. Jadi apabila ingin terbebas dari limitasi sebaiknya kamu membuat sendiri aplikasi remote upload ke Youtube. Menggunakan script berbasis php, java dan lainnya.

 

 

4 Comments

  1. Ami 17 Oct 2016 23:21
    • Venantius Venantius 18 Oct 2016 12:01
  2. Sam 19 Apr 2015 21:07
    • Venantius venantius 19 Apr 2015 23:43

Leave a Reply